Rekomendasi

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Kapolres Ingatkan Warga Tidak Terpancing Provokasi dan Berita Hoaks

Selasa, 15 Oktober 2019 : 19.46
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, menghimbau kepada seluruh warga, agar tetap menjaga kondusifitas wilayah, menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan berlangsung pada tanggal 20 Oktober mendatang, di Jakarta.

Sebanyak 450 personil diterjunkan untuk mengamankan Karanganyar, saat pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang.

Hal tersebut dikatakan Kapolres, usai apel pengecekan kelengkapan personil, dalam rangkan persiapan pelantikan presiden dan wakil presiden, di Mapolres setempat, Selasa (15/10/2019).

Menurut Kapolres, apel pasukan ini, untuk memastikan persiapan para personil dalam memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Ini juga dalam rangka persiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, terutama mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang ada di Karanganyar,” kata Kapolres, kepada hariankota.com Selasa (15/10/2019).

Dijelaskan Kapolres, yang menjadi objek pengamanan, adalah objek vital, titik konsentrasi massa. Kapolres berharap, situasi Karanganyar tetap kondusif, dan tidak ada kelompok yang akan mengganggu Kamtibmas.

“Kita tegaskan agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang membuat situasi menjadi tidak nyaman, jangan percaya dengan berita hoaks, serta tidak melakukan tindakan provokasi,” tandas Kapolres.

Sementara itu, bupati Karanganayar, Juliyatmono, usai menggelar rapat persiapan pelaksanaan olah raga ekstrim, kepada hariankota.com menyatakan, pelentikan presiden dan wakil presiden ini, merupakan prosedur demokrasi yang harus dilalui, setelah sebelumnya dilakukan pemilhan presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan secara langsung pada tanggal 17 April 2019 lalu.

“Pada saat dilantik, harus dihormati dan harus dijaga, karena presiden pilihan rakyat. Jangan ada perbuatan yang memancig situasi menjadi tidak kondusif. Siapapun tidak perlu merayakan secara berlebihan, sehingga mengggangu yang lain,” ujar bupati.

Jurnalis; Iwan Iswanda

Editor: Mahardika

Share this Article :