Rekomendasi

Jelang Pilkada, Sekda Jateng Ingatkan Korpri Jaga Netralitas

Rabu, 30 Oktober 2019 : 15.56
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Para aparatur sipil negara (ASN) yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di sejumlah wilayah di Jawa Tengah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun 2020 mendatang, diminta harus tetap menjaga netralitas.

Sejumlah daerah yang akan menggelar Pilkada serentak tahun 2020 mendatang, untuk wilayah Solo Raya, meliputi, Kotamadya Surakarta, Sukoharjo, Sragen.

Hal tersebut ditegaskan sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, kepada hariankota.com usai membuka musyawarah daerah Korpri Karanganyar, Rabu (30/10/2019).

“Korpri tetap netral, profesioanl dan tidak berpihak. Kalau itu melanggar perintah, kita berikan sanksi tegas. Sudah ada aturannya,” tegasnya.

Menurut Sekda, pemberuan sanksi bagi ASN yang diketahui melanggar aturan netralitas, berupa sanksi sedang dan sanksi berat. Sanksi sedang, berupa penurunan pangkat dan penundaan gaji berkala. Sedangkan sanksi berat, tegasnya, berupa pemecatan.

“Sanksinya hanya sedang dan berat. Tidak ada lagi sanksi ringan. Meski ASN memiliki hak suara, tapi kita dilarang untuk terlibat langsung dalam pilkada. Ada rambu-rambunya,” tandasnya.

Disisi lain, dalam sambutan pembukaan musyawarah daerah Korpri Karanganyar, Sri Puryono berharap agar Korpri dapat menjaga, memelopori keutuhan negara dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Jika ada Korpri yang aneh, maka dia mengingkari sumpahnya sebagai ASN,” ujarnya.

Orang noomor satu dijajaran ASN Provinsi Jawa tengah tersebut juga amenghimbau kepada seluruh anggota Korpri, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, sehingga dapat meningkatkan profesionalitas.

“Ada 4,2 juta anggota Korpi. Ini adalah potensi pembangunan dan Korpri merupakan agen perubahan,” pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :