Rekomendasi

Karhutla Gunung Lawu, Kapolres Karanganyar: Kami Segera Ambil Tindakan Tegas

Minggu, 27 Oktober 2019 : 16.27
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi, memastikan akan mengambil tindakan tegas, terhadap siapapun yang diketahui membuat arang atau yang dilakukan oleh pihak lain yang menjadi salah satu faktor penyabab terjadinya kebakaran hutan Gunug Lawu.

Hal tersebut dikatakan Kapolres, menyikapi terbakarnya sebagian hutan Lawu yang semakin meluas.

Kepada hariankota.com, orang nomor satu di jajaran Polres Karanganyar tersebut, menegaskan, bersama instansi lain, akan mengintensifkan patroli untuk memantau kegiatan masyarakat di seputar Gunung Lawu. Terutama warga yang masih membuat arang.

“Penyebab kebakaran hutan, terutama di kawasan Blumbang, Tawangmangu karena pembkaran arang. Titiknya ada di pembauatan arang. Kami minta, jangan ada lagi yang membuat arang. Jika tertangkap, maka kami segera mengambil tindakan tegas,” kata Kapolres, Minggu (27/10/2019).

Asisten Perhutani KPH Lawu Utara, Widodo, menungkapkan, selain aktifitas warga yang membuat arang, kebakaran hutan juga disebaban karena pembakaran rumput yang sudah kering dan dilakukan oleh orang yang tidak betanggungjawab.

“Seharusnya ranting dan rumput yang mongering, tidak perlu dibakar. Siapa pembakarnya, juga belum diketahui secara pasti,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, seluas 25 hektare hutan yang masuk Dusun Plalar, Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran hutan yang mulai membakar kawasan tersebut sejak tanggal 21 Oktber 2019 lalu. Api membakar tanaman pinus, acasia serta semak belukar.

Berbagai upaya pemadaman dengan melibatkan berbagai unsur, seperti dari Perum Perhutani, Polsek, Polres, Koramil, Kodim, LMDH, MPA BKSDA, MANTAP, PMI, LTC, MPA Rimba Lawu, SENKOM, Pemuda Pancasila, Tagana, BPBD, Dinas LHK, TAHURA dan masyarakat sekitar, terus dilakukan.

Setelah melakukan pemadaman selama lima hari, api baru dapat dipadamkan.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor:Jumali

Share this Article :