Rekomendasi

Kondisi Mulai Pulih, Pengungsi Angin Kencang di Batu Dipulangkan

Selasa, 22 Oktober 2019 : 18.45
Published by Hariankota
KOTA BATU - Pasca terjangan angin kencang yang memporak-porandakan Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, kondisi di lokasi kejadian berangsur-angsur pulih.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan angin kencang yang sebelumnya menerjang perlahan mulai hilang.

"Secara umum sudah mulai kondusif. Saat ini fokus tim pendataan kerusakan material terdampak bencana angin kencang," ujar Rochim ditemui hariankota.com, Selasa sore (22/10/2019).

Tak hanya itu, jaringan listrik, telekomunikasi, dan kebutuhan air bersih 90 persen dinyatakan pulih sejak Selasa sore (22/10/2019). Bahkan sejumlah instansi terkait baik PLN, Telkom, hingga PDAM masih berupaya memperbaiki 10 persen yang belum normal.

"Sejak Selasa tadi jaringan listrik dan telekomunikasi di Desa Sumberbrantas sudah pulih 90 persen. Diperkirakan besok sudah sepenuhnya pulih. Kalau air bersih juga sudah cukup di sana," ungkap Rochim ditemui.

Kondisi membuat BPBD Kota Batu memutuskan memulangkan pengungsi sejak Selasa sore ke rumahnya masing - masing. "Mulai sore ini kita fokus pemulangan pengungsi. Bagi yang rumahnya masih rusak kita bantu perbaiki, ada tim gabungan juga dari TNI Polri," tukasnya.

BPBD Kota Batu sendiri mencatat hingga Selasa sore pukul 15.00 WIB terdapat 668 pengungsi dari lima titik posko pengungsian di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Balai Desa Sidomulyo, Balai Desa Tulungrejo, Balai Desa Punten, dan Balai Desa Sumbergondo.

"Total hingga sore tadi ada 668 pengungsi, jauh berkurang karena ada yang dijemput keluarganya dan mengungsi ke rumah keluarga masing - masing," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, angin kencang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu sejak Sabtu malam pukul 23.30 WIB. Angin kencang yang membawa debu berupa tanah ini membuat warga susah bernapas sehingga melumpuhkan aktivitas.

Akibatnya ribuan warga mengungsi di 7 titik lokasi pengungsian, seorang dilaporkan meninggal dunia tertimpa pohon, dan sejumlah warga juga dilaporkan terluka akibat tertimpa material bangunan yang terbawa angin.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :