Rekomendasi

Meski Sempat Dipersoalkan, Audisi Djarum Kembali Digelar

Sabtu, 26 Oktober 2019 : 20.57
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Meski sempat dipersoalam oleh KPAI, PB Djarum kembali menjaring bibit unggul pebulutangkis di berbagai daerah.

Tahun ini Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis kembali di gelar di Solo Raya, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Audisi Umum akan dihelat di GOR RM Said Karanganyar, yang dimulai tanggal 27-29 Oktober 2019.

Penjaringan bibit unggul ini, akan lebih fokus pada dua kelompok usia, yakni usia 11 tahun dan usia 13 tahun.

Yoppy Rosimin, program direktur bakti untuk negeri Djarum Foundation, kepada para wartawan, Sabtu (26/10/2019) mengatakan, audisi ini kembali digelar di Solo Raya, disebabkan karena animo masyarakat yang cukup tinggi, serta banyaknya bibit berkualitas di wilayah eks karesidenan Surakarta ini.

“Berdasarkan hasil audisi tahun 2018 lalu, Solo Raya mendominasi jumlah peseta yang meraih supertiket yang melaju ke babak final audisi. Solo Raya menyumbangkan 28 peserta dari total 219 pebulutnagkis penjaringan yang berasal dari delapan kota,” katanya, Sabtu (26/10/2019).

Dijelaskannya, bibit unggul yang berasal dari Solo Raya, sudah mulai menunjukkan prestasi di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Salah satunya,adalah Ribka Sugiarto, dari Karanganayar, yang berhasil menjadi jawara di ajang Junior Championship 2018, serta Leo Rolly Carnando asal Klaten, yang berhasil meraih medali emas sector ganda di ajang World Junior Cahmpionship 2019.

Sementara itu, sekretaris PB PBSI, Sekjen PP PBSI, Ahmad Budiharto, meski sempat mendapat perlawanan dari KPAI, audisi ini tetap berjalan. Karena menurutnya, PB Djarum tidak melanggar aturan yang ada.

Dijelaskannya, ajang yang digelar ini, telah melalui kajian yang cukup ketat dari BWF.

“Kemarin sempat menjadi polemik. Dan perlu kami tekankan, berdasarkan hasil kajian BWF, bahwa PB Djarum tidak melanggar hukum. Bahkan, merupakan salah satu penyumbang atlit tebanyak bulu tangkis,” ujarnya.

Sementara itu, bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi audisi yang dilakukan di bumi Intanpari ini.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut berharap, ajang ini mampu menghasilkan atlit berbakat yang dapat mengharumkan nama Indonesia, seperti yang dilakukan oleh Ribka Sugiarto yang merupakan warga Karanganyar.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Ferdinan

Share this Article :