Rekomendasi

Satu Warga Terdampak Kerusuhan Wamena, Mengalami Trauma

Kamis, 17 Oktober 2019 : 15.49
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Satu warga Karanganyar terdampak kerusuhan Wamena, menegalami trauma dan harus didampingi oleh tim psikologi Dinas Kesehatan Karanganayar (DKK).

Pengungsi yang harus mendapat pendampingan tersebut, merupakan warga Tawangmangu yang masih berusia 8 tahun.

“Kita menerjunkan tim kesehatan untuk memantau kesehatan warga Karanganyar yang baru kembali dari Wamena. Untuk sementara baru pengungsi asal Tawangmangu yang kami tangani. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, dari lima warga, satu diantaranya membutuhkan pendampingan akibat trauma,” kata Kepala DKK Karanganyar, Cucuk Heru Kusuma, Kamis (17/10/2019).

Menurut Cucuk, pendampingan akan terus dilakukan, untuk memulihkan kondisi kesehatan dan psikologis warga yang tedampak kerusuhan di Wamena ini. “Seluruhnya akan kita dampingi, sehingga kesehatan psikologis mereka kembali pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan, segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak kerusuhan Wamena yang telah kembali ke kampung halamannya.

Pendataan tersebut diperlukan, menurut bupati, untuk mengetahui kebutuhan orang per orang. Hanya saja yang menjadi prioritas adalah warga yang membawa pulang anak mereka yang masih sekolah.

“Akan kita data masing-masing kebutuhan orang per orang, terutama yang masih sekolah dan mereka yang kehilangan pekerjaan. Kita dekati dan kita santuni sambil masalahnya kita atasi pelan-pelan,” ujar bupati.

Mengenai kompensasi terhadap biaya yang telah dikeluarkan oleh warga untuk kembali ke Karanganyar, bupati menegaskan, akan memberikan kompensasi, baik yang pulang dengan menggunakan pesawat Hercules, maupun dengan menggunakan pesawat komersil.

“Nanti akan kita berikan kompensasi, tentu dengan melakukan validasi dan pendataan. Jika kondisi di Wamena sudah kembali normal dan warga ingin kembali, kita juga akan memfasilitasi,” kata bupati.

Disisi lain, kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto, menuturkan, sampai saat ini, warga terdampak kerusahan yang kembali ke Karanganyar sebanyak 20 KK atau 39 warga yang tersebar di Kecamatan Gondangerjo, Kebakkramat, Karangpandan, Tawangmangu dan Jaten.

Selama berada di Karanganyar, meheurut Agus, Dinas Sosial memberikan bantuan selama berada di Karanganyar. Ditambahakan Agus, masih ada beberapa sejumlah warga Karanganyar yang masih berada di Wamena Papua. Namun belum diketahui secara pasti berapa jumlahnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor; Jumali

Share this Article :