Rekomendasi

Selamatkan Seni Tradisional, Warga Desa Gelar Parade Ketoprak

Minggu, 27 Oktober 2019 : 20.19
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Seni pertunjukan tradisional ketoprak bukan sekedar bicara pelestarian budaya. Untuk masa kini, juga sebuah kegiatan penting untuk mengolaborasi kemanunggalan masyarakat ditengah gempuran budaya asing.

Dalam upaya mencegah berbagai potensi ancaman terhadap keselamatan bangsa dari segala aspek. Sebuah parade pertunjukan ketoprak memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91, terselenggara dilapangan Desa Kenep, Tawangsari, Sukoharjo, Minggu (27/10/2019).

Kegiatan yang digagas warga dan kumpulan seniman Sukoharjo dari empat desa, Kenep, Tanjung, Bulakrejo, dan Kepuh ini, merupakan upaya komunikasi sosial dengan memanfaatkan kesenian lokal yakni, ketoprak.

“Ini cara kami untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, dengan merefleksikan kisah perjuangan pemuda dalam cerita ketoprak,” kata Koordinator acara, Bimo 'Kokor' Wijanarko kepada hariankota.com.

Ada beragam lakon yang disebutkan Kokor dipentaskan oleh masing masing desa. Desa Kenep membawakan cerita Cindelaras, Desa Tanjung membawakan titi Kolomongso, Desa Bulakrejo Ampak-ampak Keraton Surakarta, dan Desa Kepuh dengan lakon Suminten Edan.

“Setiap desa ternyata menyimpan potensi berkesenian yang maju. Rata-rata ada 30 pemain per desa, mulai dari anak, pemuda, ibu-ibu hingga bapak bapak. Artinya kesenian ini masih lestari dan dirindukan masyarakat,” ujarnya.

Seni pentas Ketoprak menurut Kokor, lebih mudah dipelajari dan mudah dipahami, karena kaidahnya tidak baku dan bisa disampaikan dengan santai, namun pesan atau kisah yang dibawakan tetap tersampaikan.

Antusiasme warga yang datang menonton juga terkihat. Mereka begitu menikmati dan terhibur dengan sajian pertunjukan yang sekarang ini sudah jarang bisa dilihat, kecuali pada momen - momen tertentu saja semisal, dalam pentas HUT RI.

“Setelah ini kami akan menggagas pertunjukan ketoprak kolosal. Rencananya akan dipentaskan pada malam Tahun Baru. Artinya ada semangat warga desa untuk terus berkesenian, ini harus di dukung,” pungkas Kokor.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Jumali

Share this Article :