Rekomendasi

Tak Jera, Wanita Ini Nekat Kembali Edarkan Narkoba

Jumat, 11 Oktober 2019 : 17.41
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Meski pernah menghuni lapas akibat jerat kasus narkoba, namun tak membuat wanita yang juga ibu rumah tangga ini jera untuk mengulang kembali perbuatannya.

Wanita berinisial ENR alias Grandong (41), warga Ngronggah, Sanggarahan, Grogol, Sukoharjo ini, ditangkap Satres Narkoba Polres Sukoharjo dirumahnya. Dia kedapatan menyimpan sabu seberat 0,5 gram.

Informasi yang didapat hariankota.com, Jum'at (11/10/2019), selain mengamankan ENR, dalam kasus yang sama namun beda kejadian, polisi juga menangkap pria berinisial JS alias Blegur (48) warga Siring, Sugihan Bendosari, Sukoharjo.

Tersangka Blegur, kesehariannya berprofesi sebagai peternak. Setelah dilakukan upaya paksa penggledahan dirumahnya, didapat temuan sabu seberat 12,88 gram.

“Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang kemudian diselidiki petugas. Dari penyelidikan itu petugas berhasil menangkap ENR, disusul JS,” jelas Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Diawali dari penangkapan ENR, pada 19 September lalu, kemudian, petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya pada 6 Oktober dapat menangkap pelaku lain, yakni JS.

"Dari tangan JS, selain sabu, juga diamankan dua butir pil inex. Tersangka ini, pengedar sekaligus juga pemakai. Sedang ENR, baru saja keluar dari penjara dalam kasus yang sama," terang Kapolres.

Hasil pemeriksaan terhadap ENR, selain mengedarkan sabu, rupanya dia juga mengkonsumsi barang haram tersebut. Sabu didapat dari seseorang yang disebut dengan nama panggilan Babahe. Saat ini masuk DPO.

"ENR mengedarkan sabu dengan upah mendapatkan sabu. Awalnya katanya hanya coba-coba hingga akhirnya ketagihan. Dia mengaku memakai sabu untuk menjaga stamina," ujar Kapolres.

Sementara, untuk tersangka JS alias Blegur, diketahui telah menyimpan beberapa paket sabu siap edar yang telah dipecah menjadi beberapa bungkus dan pil inex.

"Pengakua JS, keuntungan dari mengedarkan sabu sekira Rp.100 ribu hingga Rp.200 ribu per paket. Dia ini telah mengedarkan sabu sejak tiga bulan terakhir. Pemasoknya sesorang bernama Monel yang juga buron," sebut Bambang.

Atas kasus ini, kedua tersangka pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2), subsidair Pasal 112 Ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Ancamannya pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," pungkas Kapolres.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Mahardika

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More