Rekomendasi

Tangani Pengungsi Wamena, Komisi D Minta Dinsos Karanganyar Lebih Cepat Melakukan Pendataan

Selasa, 22 Oktober 2019 : 22.10
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Komisi D DPRD Karanganyar meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar agar lebih cepat lagi dalam menangani warga Karanganayar yang tedampak kerusuhan Wamena yang saat ini telah kembali ke kampung halamannya.

Hal tersebut terungkap, ketika Komisi D DPRD Karanganyar meminta keterangan Dinsos, mengenai proses penanganan paska kembalinya warga dampak kerusuhan yang tejadi di Wamena, beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Sari Widodo, kepada hariankota.com menyatakan, selama ini, data yang diterima masih simpang siur.

Namun dari keterangan yang disampaikan oleh Kepala Dinsos dalam rapat dengar pendapat, ujarnya, semua semakin jelas, termasuk data dan penanganan paska warga Karanganyar ini kembali ke kampung halaman masing-masing.

“Sebelumnya data yang ada masih simpang siur. Namun setelah menerima keterangan dari Kepala Dinso, semua semakin jelas, berapa jumlah warga yang pulang, serta berapa jumlah warga yang masih berada di Wamena, serta bagaimana penanganan mereka selama berada di Karanganyar.

Dalam dengar pendapat dengan Dinsos, kami juga meminta, agar lebih cepat lagi dalam melakukan pendataan, sehaingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan,” kata Sari Widodo.

Komisi D DPRD, jelas Sari Widodo, akan terus melakukan pemantauan terhadap penanganan warga Karanganyar yang terdampak kerusuhan Wamena ini. “Semua tetap memiliki komitmen yang sama untuk menuntaskan persoalan yang dihadapi warga ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Karanganayar, Agus Hery Bindarto, menjelaskan, sampai saat ini, sebanyak 21 KK atau sekitar 40 orang warga terdampak, telah kembali ke Karanganyar, serta 17 warga masih bertahan di Wamena.

Agus Hery Bindarto menuturkan, Dinsos masih terus melakukan pendataan, apakah mereka akan kembali ke Wamena, atau tetap berada di Karanganyar.

“Bagi yang ingin kembali ke Wamena, Pemkab Karanganyar akan tetap memfasilitasi, sedangkan bagi mereka yang tidak ingin kembali ke Wamena, akan diberikan keterampilan kerja, diberikan jatah hidup serta menanggung kebutuhan pendidikan bagi anak mereka yang masih sekolah.

Prinsipnya, Pemkab Karanganyar tetap akan memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan mereka,” tegasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :