Rekomendasi

Tekan Laka Remaja Bawah Umur, Polda Jateng Turunkan Bus Zebra Cendekia Sambangi Sekolah

Kamis, 10 Oktober 2019 : 16.07
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Tingginya angka kecelakaan lalu lintas melibatkan remaja bawah umur, khususnya pengendara roda dua, telah menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Menurut data Kepolisian, di Indonesia, rata-rata 3 orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas. Data tersebut juga menyatakan bahwa, 61 % kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia, terkait kemampuan serta karakter pengemudi.

Dari faktor kemampuan dan karakter tersebut, tertinggi melibatkan penggendara sepeda motor yang didominasi remaja bawah umur, atau anak sekolah. Mereka belum waktunya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Berbagai upaya dilakukan pihak terkait untuk membangun disiplin berkendara dijalan raya, salah satunya dengan menyasar pelajar untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Seperti yang dilakukan Ditlantas Polda Jateng, melalui Road Show Bus Zebra Cendekia bekerja sama dengan Satlantas Polres Sukoharjo di SMP Negeri 3, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (10/10/2019).

Berbagai kegiatan seperti, safety riding, game pengenalan rambu lalu lintas, dan pelatihan singkat tentang kedisiplinan berlalu lintas.

Kasi Dikmas Ditlantas Polda Jateng, Kompol Bero Suprihatin kepada hariankota.com dan awak media lain mengemukakan, dengan cara ini, minimal anak memahami tentang rambu-rambu lalu lintas.

"Bus Zebra Cendekia merupakan bus yang diisi wahana game edukasi untuk anak TK, SD, dan SMP, atau umur milenial. Untuk SMA/SMK tentu beda lagi. Ada 18 laptop yang disediakan, berisi game tentang pendidikan berlalu - lintas," sebutnya.

Bus milik Polda Jateng ini merupakan yang pertama kali dilengkapi game edukasi berlalu lintas. Melalui road show ke berbagai wilayah di Jateng, sosialisai budaya tertib lalu lintas agar kejadian kecelakaan berkurang akan terus dilakukan.

Sementara, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kartasura, Eny Widayati menyampaikan, sangat menyambut baik kegiatan ini. Banyak pelajaran penting tentang berlalu lintas yang diperoleh dari kegiatan ini.

"Anak - anak, dan guru sangat antusias. Ini menambah ilmu baru, pendidikan kepada kami semua. Harapannya, ketika nanti anak - anak ini sudah dewasa dan cukup umur memiliki SIM, akan menerapkan materi yang didapat hari ini," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More