Rekomendasi

Tidak Kunjung Turun Hujan, Warga Karanganyar Shalat Istisqa

Jumat, 25 Oktober 2019 : 19.51
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Akibat kemarau yang berkepanjangan, warga Karanganyar, menggelar shalat Istisqa (shalat meminta hujan, red), di halaman Masjid Agung setempat, Jumat (25/10/2019).

Shalat yang dilaksanakan setelah selesai shalat Jumat tersebut, dipimpin Isa Ashari serta khatib Abdul Muid. Hujan yang tidak turun sejak enam bulan terakhir, berdampak pada krisisi air bersih di sejumlah wilayah, dan banyak tanaman yang mati akibat kekeringan.

Pantauan hariankota.com, ditengah teriknya matahari, ratusan warga ini, menggelar shalat Istisqa, yang dilanjutkan doa bersama memohon agar Allah SWT, segera menurunkan hujan.

Usai shalat Istisqa ,Abdul Muid mengatakan, kemarau bekepanjangan ini, menambah panjang dan luas kekeringan di pemukiman warga. Ia berharap Allah SWT memberikan hujan agar kekeringan yang melanda pemukiman penduduk segera berakhir.

“Dampak kekeringan yang berkepanjangan sangat luar biasa. Kekeringan ini, menjadi bahan renungan, agar kita memperbaiki diri. Hanya kepada Allah SWT saja kita memohon dan minta perlindungan, kekeringan yang cukup lama tersebut segera Allah turunkan hujan,” katanya.

Kemarau yang berkepanjangan ini, berdampak meluasnya kekeringan di Kabupaten Karanganyar Sebelumnya, dampak kekeringan hanya terjadi di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo. Sekitar 184 KK, kesulitan mendapatkan air bersih.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, dampak saat ini meluas di dua kecamata, yakni Karangpandan dan Jumapolo.

Saat ini, kekerinagn telah melanda sejumlah desa di Jenawi yang selama ini dikenal dengan wilayah surpolus air.

Sekretris BPBD Hendro Prayitno, kepada hariankota.com, menyatakan, hingga 30 September 2019, terdapat 6 desa yang berada di 3 kecamatan, sangat membutuhkan air bersih.

Ke enam desa tersebut, masing-masing, di kecamatan Gondangrejo, desa Krendowahono, Dusun Ngrawan. Kemudian di Jumapolo, didesa Bakalan, Jumapolo, Karangbangun, Kedawung serta Kecamatan Karangpandan, yakni didesa Gerdu.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :