Rekomendasi

UMK 2020, Pekerja Usulkan Kenaikan 12,9 Persen

Kamis, 31 Oktober 2019 : 16.31
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Serikat pekerja di Karanganyar, mengusulkan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2020 sebesar 12,9%, atau menjadi Rp2.168 juta dari sebelumnya Rp1,86 juta UMK yang berlaku saat ini.

Kenaikan tersebut, menurut para pekerja yang tergabung dalam KSPN, SPN dan FKSBK, telah sesuai dengan kebutuhan serta capaian hidup layak bagi para pekerja.

Ketua KSPN Karanganyar, Hariyanto, usai melakukan audiensi dengan Komisi B DPRD Karanganyar, kepada hariankota.com menyatakan, untuk UMK tahun 2020 mendatang, terjadi perbedaan antara Apindo dan pemerintah.

“Apindo dan pemerintah satu angka, sedangkan kami memilki angka yang lain,” kata Hariyanto, Kamis (31/10/2019).

Salah satu pertimbangan usulan kenaikan yang diajukan, menurut Haryanto, sebagaimana yang diatur dalam PP 78 pasal 4 (1) ayat 2, yang menyatakan bahwa bahwa UMK adalah jaring pengaman, artinya artinya UMK adalah upah terendah, dan tidak ada potongan.

Padahal selama ini, ujarnya, para pekerja memiliki kewajiban 4 persen yang digunakan untuk membayar BPJS kesehatan 1% dan BPJS ketenagakerjaan 3 %

“UMK ini yang kita tolak. Padahal UMK itu hanya untuk pekerja lajang masa kerja 1 tahun ke bawah. Dan UMK itu harus cukup untuk kebutuhan satu bulan. Kalau dipotong empat persen, buruh tidak bisa hidup.Maka kita minta, iuran BPJS, keluar dari UMK,” tandasnya.

Ditambahkannya, pertimbangan lain yang dijadikan dasar kenakan UMK tahun 2020 ini adalah, Permenaker No 15 tahun 2018 pasal 4 ayat 2, yang menyatakan, KHL adalah upah tahun berjalan tambah inflasi.

Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial, Disdagnakerkop UKM, Karanganyar, Sri Wibowo, ketika dikonfirmasi, kepada hariankota.com, mengatakan, pemerintah mengusulkan UMK tahun 2020, sesuai dengan PP 78 2015, pasal 44 ayat 1 dan 2, atau sebesar Rp1.988.988, atau mengalami kenaikan sebesar 8,51 %.

“Kenaikan ini sudah dinaikan dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” ujarnya singkat.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :