Rekomendasi

Vonis Bebas 5 Terdakwa Kasus Edu Park Jilid II, Ini Tanggapan Penasehat Hukum

Senin, 14 Oktober 2019 : 15.39
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Penasehat hukum lima terdakwa kasus dugaan penyimpangan dalam pengadaan pesawat untuk lokasi wisata edu park, Zainal, menilai vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim pengadilan tinggi (PT), sudah tepat.

Kepada hariankota.com melalui telepon selularnya, Senin (14/10/2019), Zainal, mengaku, secara fisik belum menerima salinan putusan PT tersebut.

Hanya saja, menurut Zainal vonis bebas majelis hakim PT tersebut bersifat putusan bebas onslag, artinya, jelas Zainal, perbuatan itu ada, namun bukan perbuatan pidana, namun perbuatan yang bersifat administrative.

“Putusan PT tersebut merupakan tindak lanjut upaya hukum atau banding yang kami lakukan atas vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (Tipikor) Semarang yang menjatuhkan vonis 1 tahun penjara, kepada msing-masing terdakwa.

Putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim PT tersebut, bersifat putusan bebas onslag, artinya, perbuatan itu ada, namun bukan termasuk perbuatan pidana, namun bersifat administratif. Maka hukumannya juga bersifat administratif,” kata Zainal, Senin (14/10/2019).

Ketika disinggung mengenai upaya hukum kasasi yang diajukan ole tim jaksa penuntut umum, Zainal, mengaku belum mengetahui. “Kami tidak mengetahui apakah jaksa mengajukan upaya hukum kasasi atau tidak. Kita lihat saja,” ujarnya.

Disisi lain, informasi yang dihimpun dari internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, tim jaksa penuntut umum (JPU) dipastikan akan mengajukan upaya hukum kasasi. “Kita tetap mengajukan kasasi,” ujar sumber hariankota, Senin (14/10/2019).

Sementara itu, coordinator Masayarakat Handarbeni Karanganyar (Mahaka) Agus Kiswadi, menyambut positif putusan bebas terhadap kelima terdakwa.

Menurut Agus, kelima terdakwa ini, merupakan pegawai rendahan yang melaksanakan tugas. Selain itu, jelas Agus, tersangka utama dalam kasus ini juga telah dijatuhi ptusan oleh pengadilan Tipikor, bahkan sekarng sudah bebas.

“Saya apresiasi putusan PT ini. Kelima terdakwa ini hanya melaksnakan tugas dari atasan mereka,” tandasnya.

Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah memvonis bebas lima orang terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helicopter untuk lokasi wisata edu park. Lima terdakwa yang divonis bebas dalam pemgadilan tingkat banding tersebut, masing-masing B, IP, YN, JSB dan G.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Semarang, menjatuhkan vonis masing-masing 1 tahun penjara serta uang pengganti sebesar Rp50 juta kepada kelima terdakwa.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan me;langgar pasal 3 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantsan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :