Rekomendasi

Artcofest, Upaya Bank Indonesia Tingkatkan Kualitas Produk Kopi Malang Raya

Senin, 04 November 2019 : 15.30
Published by Hariankota
KOTA MALANG - Perpaduan antara seni dan kopi menjadi salah satu konsep utama yang menjadi daya tarik berbeda dari festival kopi bernama Artcofest, yang digagas Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang.

Festival kopi dengan konsep seni berbasis internasional ini diklaim menjadi salah satu festival kopi yang berbeda di Malang raya, yang diadakan pada 30 November - 1 Desember 2019 di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Azka Subhan menyatakan festival ini nantinya akan dikonsep berbeda dengan festival kopi lainnya.

"Selama ini kita akui sudah banyak festival - festival kopi yang ada di Malang. Makanya Artcofest ini mengedepankan kopi, seni, dan olahannya," ungkap Azka saat konferensi pers, Senin (4/11/2019) di salah satu kedai kopi di Malang.

Di festival ini pula pihak Bank Indonesia kantor perwakilan Malang akan menggandeng ratusan petani dan pelaku usaha kedai kopi dibawah binaan BI Malang.

"Awarnessnya nanti untuk menyebarkan budidaya kopi seperti apa. Untuk itu kita libatkan sejumlah komunitas, termasuk komunitas otomotif Malang raya," lanjutnya.

Azka menambahkan pengembangan kopi dirasa perlu mengingat produk kopi dari Malang telah mencapai pangsa pasar ekspor luar negeri. Sehingga perlu adanya standarisasi baik dalam bercocok tanam, hingga proses penyajian di kedai - kedai kopi yang ada.

Di sisi lain petani kopi asal Tirtoyudo, Marliadi menyatakan festival - festival kopi yang marak diadakan di Malang raya dinilai bisa menguntungkan para petani kopi.

"Semakin banyak festival kopi dan berkembangnya kopi menjadi cambuk kami terus meningkatkan kualitas terutama dalam proses pengolahan dan penjualannya. Dari sana perekonomian kami bisa bergerak naik," tutur petani kopi binaan Bank Indonesia Perwakilan Malang ini.

Nantinya selain diadakan kompetisi barista, masyarakat bisa menikmati edukasi kopi dari pelaku usaha kopi dan petani. Hal ini dirasa penting untuk menjadikan transfer pengetahuan mengenai kopi kepada masyarakat.

Jurnalis: Miadaada

Editor: Rahayuwati

Share this Article :