Rekomendasi

Berharap Turun Hujan, Warga Sukoharjo Gelar Sholat Istisqa

Selasa, 05 November 2019 : 09.45
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Ribuan warga Sukoharjo melakukan sholat minta turun hujan atau salat istisqa' di Alun-alun Satya Negara, Sukoharjo, Selasa (5/11/2019) pagi.

Kekeringan akibat kemarau panjang di Kota Jamu terutama wilayah selatan, telah melanda sejumlah desa sejak lima bulan terakhir. Warga kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari - hari.

Berdasarkan data BPBD Sukoharjo, hingga kini droping bantuan air bersih dari pemerintah daerah maupun dari kelompok masyarakat yang peduli, masih terus saja mengalir. Jumlahnya telah mencapai sekira 500 truk tangki.

Informasi yang diperoleh hariankota.com, wilayah tersebut berada di 11 desa di tiga kecamatan yakni, Tawangsari, Bulu dan Weru. Total sebanyak 3.030 Kepala Keluarga (KK).

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya yang hadir membaur bersama ribuan warga, mulai pelajar, para pejabat, hingga PNS memenuhi kawasan alun-alun. Beralas tikar dan sajadah, mereka shalat berjamaah minta hujan dengan khusyuk.

"Yang namanya musim itu tidak bisa diprediksi. Untuk wilayah terdampak kemarau, nanti tahun 2020 kami akan membuat sumur dalam. Ya, harapannya setelah sholat ini segera turun hujan," kata Bupati.

Selain kesulitan air bersih, dampak kemarau panjang juga mengakibatkan sejumlah musibah kebakaran. Hal ini kerap kali terjadi karena keteledoran warga saat membakar sampah tanpa pengawasan, hingga merembet kesekitarnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :