Rekomendasi

Blanko Sempat Kosong, Pemohon E-KTP Sukoharjo Membludak

Kamis, 21 November 2019 : 20.31
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Ratusan warga sejak beberapa hari terakhir memadati ruang tunggu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukoharjo. Mereka mengantri mencetak e-KTP setelah sebelumnya hanya mengantongi Suket (Surat Keterangan).

Pantauan hariankota.com, antrian ini terjadi lantaran stok blanko e-KTP sempat mengalami kekosongan selama hampir satu bulan. Alhasil, saat Disdukcapil menginformasikan dapat pasokan 500 keping blangko e-KTP, pemohon langsung membludak.

“Kemarin dapat pasokan lagi 500 keping, langsung kami infokan pada masyarakat dan hari ini mereka datang untuk mencetak e-KTP,” kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Sukoharjo, Wisnu Murti, Kamis (21/11/2019).

Diungkapkan Wisnu, antrian pemohon blangko e-KTP total telah mencapai 36.250 keping. Pasokan blangko semua dari pusat yang dikirim setiap bulan. Hanya saja kali ini pengirimannya terlambat hingga menyebabkan penumpukan warga pemohon.

“Dulu sempat kami berlakukan antrian 3-4 hari cetak langsung, tapi ternyata banyak yang tidak tertib. Setelah dicetak tidak segera diambil. Daripada tidak efektif, kita berlakukan siapa cepat dapat. Yang datang duluan langsung dicetak,” ujar Wisnu.

Waktu tunggu yang lama, dari Suket dicetak menjadi e-KTP tidak dipungkiri Wisnu, terkadang ada pemohon yang kesal dan marah kepada pegawai Disdukcapil. Hal ini sudah menjadi resiko, dan untuk itu, Wisnu berharap masyarakat bisa memaklumi.

“Ada yang mengaku suketnya sudah setahun lebih, dan marah marah karena saat datang blangko pas habis. Kami mohon lebih sering memantau cek ketersediaan blangko,” tandasnya.

Untuk diketahui, hari ini, sejak dibuka mulai pukul 07.00 WIB, nomor antrian pemohon untuk 500 blangko sudah habis pada pukul 09.00 wib. Sementara antrian cetak e-KTP ditutup pukul 14.00 wib.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :