Rekomendasi

Cegah Banjir Tahunan, Ratusan Relawan Turun Bersihkan Sungai

Sabtu, 30 November 2019 : 16.19
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Hadapi musim penghujan, ratusan relawan gabungan 16 elemen melakukan aksi bersih - bersih sungai Premulung yang melintasi kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (30/11/2019).

Menggunakan berbagai macam alat berkebun seperti cangkul, sambit, sekop, hingga chainsaw untuk memotong dahan ranting pohon, mereka sesuai dengan pembagian tugas menyisir aliran sungai sepanjang 2 kilometer.

Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi menuturkan, aksi bersih - bersih sungai dan sekelilingnya merupakan tahap pertama dari rencana berkesinambungan sebagai upaya mengembalikan sungai sesuai fungsinya.

"Pembersihan sungai diawali dari ujung barat kampus 1 hingga ke timur didepan RS Ortopedi Prof DR Soeharso. Kedepan, kami akan lebih dalam lagi, mengangkat kotoran - kotoran yang mengendap didasar aliran sungai," terangnya kepada hariankota.com.

Secara teknis disebutkan, kegiatan bersih - bersih sungai menjadi penting dilakukan untuk menanggulangi potensi datangnya bencana banjir tahunan agar tidak kembali menggenangi kampus UMS.

"Terutama kampus 1 yang sering menjadi langganan banjir tahunan hingga ketinggiannya mencapai 1 meter. Kalau kampus 2 relatif aman kondisinya karena letaknya lebah tinggi dari permukaan sungai," ungkapnya.

Gerakan bersih - bersih sungai ini, dijelaskan Kasturi merupakan langkah antisipatif mencegah banjir yang dipelopori oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMS.

"Karena ini masih tahap awal, kedepan tidak hanya aliran sungai saja yang kami bersihkan, tapi beberapa lokasi seperti saluran air atau got pemukiman sekitar kampus dengan melibatkan warga," imbuhnya.

Diketahui, aliran sungai Premulung jika meluap tidak hanya menggenangi kampus UMS saja, tapi juga berpotensi menggenangi dua rumah sakit yang berdiri di samping kampus yakni, YARSIS dan RS Ortopedi. Selain itu juga meluap ke jalan raya Ahmad Yani.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :