Rekomendasi

Diperiksa KPK, Ketua DPD Golkar DIY Diminta Mundur

Rabu, 13 November 2019 : 06.32
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar DIY Haryadi Suyuti sempat diperiksa KPK pada Selasa, 5 November 2019 lalu, terkait dana suap proyek saluran air hujan.

Kapasitas Wali Kota Yogyakarta itu diperiksa sebagai saksi untuk mendalami aliran dana pada tersangka Eka Safitra, Jaksa yang kini sudah non aktif.

"Pemeriksaan dugaan suap oleh KPK terhadap Ketua DPD Golkar DIY sangat menyakitkan bagi seluruh kader DIY," kata Ketua Persaudaran Pemuda Golkar (PPG) DIY, Hasan Saifullah, Selasa (12/11/2019).

Menurutnya, saat ini waktu yang tepat bagi Haryadi untuk mundur dari Ketua DPD PG DIY. Suara PPG tetap nyaring agar Haryadi mundur dari Golkar.

KPK, menurutnya, tidak asal melakukan pemeriksaan saksi tanda ada bukti pendukungnya. Apalagi, pemeriksaan itu dilakukan terhadap pejabat negara.

"Terlepas ada asas praduga tidak bersalah dalam hukum, tapi dengan pemeriksaan itu, saatnya beliau fokus terhadap proses hukum saat ini," tandasnya.

Pemeriksaan tersebut sedikit banyak juga telah membawa nama Golkar DIY lantaran Haryadi menjabat sebagai ketua DPD. Hasan menyebut demi nama baik Golkar sangat bijak jika Haryadi mau mundur.

"Demi nama baik Golkar, ini saat yang tepat bagi beliau untuk mundur agar beliau juga segera fokus dengan kasusnya," katanya.

Sekretaris PPG DIY, Ihwan Setiawan menyebut nama baik Golkar DIY dipertaruhkan dalam kasus ini. Untuk itu PPG berpendapat secara elegan Haryadi sebaiknya legowo mundur dari jabatanya.

"Demi menjaga nama baik Golkar, apalagi ini menjelang pilkada dan Munas Golkar," tandasnya.

Ihwan juga memastikan, sebagai kader partai, PPG memiliki hak penuh untuk menyampaikan aspirasi. Penyampaian aspirasi ini sesuai dengan AD/ART partai.

"Kami mempunyai hak untuk menyampaikan aspirasi," katanya. (*)

Jurnalis : Danang Prabowo
Editor : Mahardika

Share this Article :