Rekomendasi

Dugaan Penyimpangan Dua Kepala Desa, LSM Sapu Jagad Desak Kejari Tindaklanjuti Laporan

Jumat, 29 November 2019 : 16.00
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sapu Jagad, mendesak kejaksaan Negeri (Kajeri) Karanganyar sgera menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan yang di duga dilakukan oleh kepala desa (Kades) Mgadiluwih kecamatan matesih dan Kades Bakalan, Kecamatan Jumapolo.

Ketua LSM Sapu Jagad, Roby Wahyudi, kepada hariankota.com, mengatakan, sampai saat ini, Kejari Karanganyar belum juga menindaklanjuti laporan adanaya dugaan penyimpanagan yang dilakukan oleh kedua Kades tersebut.

“Kami mendesak Kejari Karanganyar segera menindaklanjuti laporan terhadap Kades Ngadiluwih dan Kades Bakalan.Jawaban dari Kejari pada saat kami temui, jika laporan tersebut masih dalam proses pendalaman,” kata Roby Wahyudi, Jumat (29/11/2019).

Sementara itu, Kades Ngadiluwih, Rusdiyanto, ketika dikonfirmasi hariankota.com, melalui aplikasi WhatsApp, mengenai kebenaran laporan tersebut, enggan memberikan keterangan.

Hanya saja, menurut Risdiyanto, dirinya hanya taat hukum, dan bukti kebenaran laporan itu, ujarnya, bukan berada pada dirinya.

“Karena sudah ada laporan ke Kejaksaan, benar atau tidak benar, saya tidak berkomentar. Saya hanya ataat hokum. Bukti kebenaran itu, bukan ada pada saya, karena saya orang yang dilaporkan bersalah oleh orang yang tidak saya kenal.Bahkan bertemu pun belum,” ujarnya.

Sebagai penyelenggara peerintahan desa, jelasnya, telah melakukan tugas sesuai dengan petunjuk dan peraturan. Dan setiap pekerjaan, kata dia, telah diperiksa oleh pemerintah. “Warga juga tidak ada gejolak atau melaporkan ketidak puasan terhadap kinerja saya,” tandasnya.

Sejauh ini, belum ada tanggapan dari Kejari Karanganyar. Ketika dikonfirmasi hariankota.com melalui aplikasi WhatsApp, pelaksana tugas (Plt) Kejari Karanganyar, Mujiarto, tidak memberikan jawaban.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, diduduga melakukan penyelewengan, dua kepala desa (Kades) di Karanganyar, dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapu Jagad Nusantara, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar.

Dua Kades yang dilaporkan tersebut masing-masing, Kades Ngadiluwih Kecamatan Matesih dan Kades Bakalan, Kecamatan Jumapolo.

Untuk panitai PTSL, dari hasil penelusuran dilapangan, Roby mengungkapkan, Kades memungut biya sebesar Rp500.000-Rp750.000 per bidang, dengan total bidang secara keseluhan mencapai 870 bidang.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :