Rekomendasi

Jelang Pilkada Sragen, Internal Demokrat Pecah

Jumat, 01 November 2019 : 16.27
Published by Hariankota
SRAGEN - Suhu politik menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Sragen yang akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang, semakin memanas. Internal DPC Partai Demokrat terpecah paska pernyataan ketua, yang mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Yuni-Dedy jilid 2.

Pernyataan dukungan ini, menyulut reaksi dari para kader internal partai. Salah satu kader partai Demokrat, Suyadi Kurniawan dengan tegas menyatakan tidak setuju dengan sikap yang diambil ketua DPC Partai Demokrta Sragen tersebut.

Menurut Suyadi, sampai saat ini, belum pernah dilakukan pertemuan di tingkat struktur partai untuk membahas sikap partai dalam Pilkada Sragen.

"Saya tetap tidak setuju dengan pernyataan ketua DPC Partai Demokrat Sragen yang akan mendukung Yuni-Dedy, atau mendukung Yuni saja tanpa Dedy. Pernyataan dukung mendukung di Pilkada harus diputuskan melalui mekanisme partai terlebih dahulu.

Kemudian keputusan yang diambil juga harus didasarkan musyawarah seluruh kader,” tandasnya, Jumat (01/10/2019).

Ditegaskannya, saat ini, Partai Demokrat di tingkat pusat, tidak bergabung dalam koalisi Indonesia maju. Jika pengurus partai di tingkat bawah mengambil sikap bergabung dengan koalisi, ujarnya, mka langkah ini sangat gegabah.

"Harusnya mengikuti garis partai yang di atas. Kalau hanya asal dukung sana dukung sini, merapat sana merapat sini,” kata dia.

Ketua DPC Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi, menyatakan, sikap partai Demokrat secara resmi untuk mendukung Yuni-Dedy di Pilkada nantinya akan dibahas dalam rapat partai yang sesegera mungkin akan digelar.

"Minggu depan segera akan kita gelar rapat untuk membahas dukungan untuk Yuni-Dedy. Kalau sementara ada yang tidak setuju, tidak masalah. Tapi jika dalam rapat sudah diputuskan, saya yakin seua akan mendukung,” ujarnya.

Disisi lain, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karanganyar, Joko Suwoto, meski belum mendapatkan “gerbong” untuk bertarung dalam Pilkada Sragen 2020 mendatang, justeru semakin intensif melakukan pendekatan kepada para ulama.

Pendekatan ini dilakukannya untuk sosialisasi pencalonannya serta mencari dukungan dalam pe,ilihan orang nomor satu di bumi Sukowati.

“Sosialisasi tersa saya lakukan. Ini merupakan bentuk keseriusan saya untuk bertaring dalam Pilkada Sragen,” katanya keada hariankota.com, melalui telepon selularnya, Jumat (01/11/2019).

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :