Rekomendasi

Kepergok Merusak Selang Rotak Mobil, Pria Pengangguran di Solo Diamuk Massa

Minggu, 10 November 2019 : 19.32
Published by Hariankota
SOLO - Seorang pria asal Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo bernama Suratman Sutriman Arjo (46) sempat diamuk massa lantaran aksinya merusak sebuah mobil dan dipergoki, di kawasan parkir Alun - Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta.

Dari keterangan pihak Polsek Pasar Kliwon Polresta Surakarta yang diterima hariankota.com, peristiwa terungkap saat petugas keamanan memergoki aksi nekad tersangka sekira pukul 11.00 WIB, Sabtu (9/11/2019).

Pelaku yang juga diketahui sebagai pengangguran itu mengincar sebuah mobil jenis pick up Suzuki Carry milik seorang korbannya bernama Ngatno (30) warga Kampung Jetis RT 03 RW 02, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Oleh tersangka, mobil korban dirusak dengan cara mencabut selang rotak (selang pengatur saluran BBM). Akibatnya, saat beberapa meter mobil dikendarai oleh korban, mobil itu pun mogok karena saluran bahan bakar terputus.

Karena ulahnya itu, tersangka yang tertangkap tangan pun sempat diamuk massa sebelum akhirnya berhasil diselamatkan anggota kepolisian dan diamankan di Mapolsek Pasar Kliwon.

Kejadian itu pun diketahui oleh dua orang saksi mata bernama Santoso (36) seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Pasar Klewer dan Jauhan Musthofa (27) yang bekerja sebagai petugas parkir di lokasi itu.

Sementara itu, Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Tegar Satrio Wicaksono mengungkapkan, kronologis kejadian dimulai saat tersangka datang ke lokasi parkir Alun Alun Utara Keraton Surakarta.

Kedatangan tersangka diketahui dengan maksud sengaja mencari sasaran mobil lawas jenis Suzuki Carry yg sedang diparkir dan ditinggal pemiliknya.

Setelah mendapat sasaran, tersangka pun menjalankan aksinya dengan memutus kabel rotak. Usai berhasil memutus kabel tersebut, tersangka kemudian menunggu di sekitar lokasi hingga pemilik mobil datang.

Ketika mobil yang dikendarai korban mogok, sambung Tegar, tersangka pun lalu berpura - pura membantu dan menawarkan jasa perbaikan.

"Kepada korban dengan memungut sejumlah uang, dengan kisaran sebesar Rp.150 ribu hingga Rp.200 ribu," terang Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Tegar Satrio Wicaksono kepada wartawan, Minggu (10/11/2019) siang, di Mapolsek Pasar Kliwon.

Dari hasil interogasi polisi, tersangka yang mengakui perbuatannya itu pun mengatakan sudah kali ketiga melakukan aksinya di lokasi parkir tersebut. Saat ini, imbuh Kapolsek, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

Jurnalis : Kacuk Legowo
Editor : Mahardika

Share this Article :