Rekomendasi

Lecehkan Mahasiswi, Oknum Abdi Dalem Kraton Yogya Disingkirkan

Rabu, 13 November 2019 : 18.45
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Pelecahan seksual menimpa mahasiswi di Yogyakarta. Ironisnya, pelaku merupakan seorang oknum Abdi Dalem Kraton Yogyakarta.

Pengageng Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono merespon insiden memalukan itu. Pihaknya langsung mengeluarkan Abdi Dalem tersebut dari institusi Kraton Yogyakarta.

"Perbuatan itu ada konsekuensinya, yang bersangkutan dikeluarkan," kata putri kedua Sri Sultan HB X saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/11/2019).

Hukuman itu cukup bijak dan tegas karena tindakan pelaku bukan lagi mencerminkan seorang abdi dalem, yang menjunjung tinggi adat budaya serta budi pekerti luhur. Apalagi, insiden itu terjadi di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Informasinya, pelaku berinisial Sw, 65 tahun asal Kulon Progo. Kejadian tak senonoh terjadi pada Minggu malam, 10 November 2019.

Saat itu, Forun Komunitas Alun-alun Utara (FKAAU) dan PAM Budaya mendapat laporan dari korban yang masih berstatus mahasiswi. Mendapat laporan, pelaku yang masih berada di sekitar lokasi diamanan.

Lalu, dikroscek dengan korban yang saat kejadian itu bersama dua temannya. Pelaku tak bisa mengelak, telah berbuat tak pantas untuk dilakukan pada orang lain di tempat umum.

Antara pelaku dan korban pun tak saling kenal sebelumnya. Pelaku mendatangi korban dan mengajak ngobrol tentang adegan layaknya dalam film porno.

"Korban risih, tapi pelaku malah nekat menarik tangan korban dan disurh memengang pada bagian alat vital," kata Kresnadi, Sekretariat FKAAU Yogyakarta.

Korban kaget. Ia lari ketakutan kearah timur menemui penjaga yang berada di Pos PAM Budaya. Mendapati pengaduan, penjaga budaya segera mendatangi pelaku dan mengamankannya.

Kapolsek Gondomanan, Kompol Purwanto mengaku ada insiden ini. Namun, pihaknya tidak bisa memproses hukum karena belum ada delik laporan secara sermi.

"Kalau tidak ada delik aduan, kami tidak bisa memproses hukum bagi yang bersangkutan," katanya.

Pihaknya menghimbau untuk waspada dan hati-hati saat dalam keadaan apapun, apalagi ditempat umum. Untuk kasus pelecehan seksual ini harus ada laporan resmi dari korban, jika proses hukum hingga meja hijau.


Jurnalis: Danang Prabowo
Editor: Gunadi


Share this Article :