Rekomendasi

Lindungi Petugas Pengawas Pilkada, Bawaslu Sukoharjo Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 27 November 2019 : 19.05
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Sukoharjo untuk melindungi sebanyak 1.638 petugas pengawas dalam Pilkada 2020 mendatang.

Jaminan perlindungan sosial ini akan diberikan khususnya kepada petugas pengawas dari tingkat kecamatan atau Panwascam, hingga ke tingkat bawah yakni, pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Hukum Data dan Informasi, Muladi Wibowo mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan perlindungan sosial berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian kepada seluruh pengawas.

"Ini tentunya disesuaikan dengan tahapan serta masa kerja dari masing-masing pengawasan pemilihan," terang Muladi kepada hariankota.com usai pertemuan dengan BPJS Ketenagakerjaan Sukoharjo di kantor Bawaslu Sukoharjo, Rabu (27/11/2019).

Selain itu, oleh Komisioner Bawaslu Sukoharjo lainnya, Eko Budiyanto dari Divisi Sengketa menambahkan, pihaknya perlu menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, mengingat kedepan pada pelaksanaan tugas pengawasan akan menghadapi beban risiko kerja yang cukup besar.

"Beban kerja itu seperti pada saat penertiban APK (Alat Peraga Kampanye) di jalan, pengawasan pada masa tenang maupun patroli pengawasan. Tugas itu cukup melelahkan kondisi fisik pada setiap penyelenggara," imbuhnya.

Sementara, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukoharjo, Diky Hardiyanto menyampaikan, bahwa program jaminan perlindungan sosial untuk jajaran pengawas Pilkada Kabupaten Sukoharjo akan dilakukan pada bulan januari 2020 sesuai dengan masa tugas masing-masing.

"Cakupan progam yang akan diberikan adalah jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Harapannya bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi petugas pada pelaksanaan Pilkada nanti” tutupnya.

Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :