Rekomendasi

Remaja di Malang Dijual Rp 300 Ribu Layani Hasrat Seksual Pengunjung Kafe

Rabu, 06 November 2019 : 19.00
Published by Hariankota
MALANG - Polisi berhasil mengungkap kasus perdagangan anak di bawah umur untuk kebutuhan seksual dengan modus menyediakan hiburan karaoke di Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Dari kasus ini polisi mengamankan seorang tersangka dengan inisial TR (32) asal Magetan yang menjadi pemilik di sebuah tempat karaoke di daerah Sumberpucung, Kabupaten Malang, serta KA (25) warga Turen, Kabupaten Malang selaku perantara.

"Kasus ini terungkap berkat salah satu orang tua yang beralamatkan di Lumajang, datang ke Polsek Sumberpucung meminta bantuan mencarikan anaknya berinisial SA yang bekerja di salah satu kafe di sana," ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, saat rilis Rabu siang (6/11/2019).

Saat ditelusuri menurut Yade ternyata benar, SA (15) warga asal Tempursari, Lumajang bekerja di kafe tersebut sudah empat hari.

"Sudah empat hari bekerja sejak 31 Oktober. Dari pemeriksaan kepada SA ini ternyata anak masih dibawah umur berusia 15 tahun namun bisa menunjukkan KTP, tapi ternyata KTP yang bersangkutan palsu," imbuh Yade.

Yade menambahkan SA datang ke kafe tersebut atas kesadaran sendiri dari ajakan KA sekaligus mendapat KTP palsu sebagai syarat bekerja di tempat hiburan tersebut.

"Dari penyelidikan juga terungkap bahwa SA Ini dijual ke lelaki hidung belang seharga Rp 300 ribu untuk melayani hasrat seksual," tambah Kapolres Malang.

Dari tarif ini sesuai pengakuan tersangka TR mengambil jatah Rp 25 ribu sebagai komisi, sementara sisanya menjadi milik SA.

Atas perbuatannya TR dijerat dengan pasal 83 juncto pasal 88 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan paal 2 ayat 1 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberatan tindak pidana penjualan orang dengan ancaman hukum di atas 15 tahun penjara.


Jurnalis: Miadaada
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More