Rekomendasi

Monev Gedung Baru DPRD Sukoharjo, TP4D Temukan Beberapa Spek Kurang

Jumat, 08 November 2019 : 19.59
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Sukoharjo menemukan sejumlah spek di gedung baru DPRD Sukoharjo yang berlokasi di Kelurahan Mandan, Sukoharjo Kota, kurang sesuai dengan rencana.

Temuan itu disampaikan Ketua TP4D Sukoharjo, Yohanes Kardinto, Jum'at (11/8/2019) saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pengecekan pengadaan mebelair (furniture) gedung wakil rakyat tersebut.

"Kontrak proyek berakhir pada 20 November 2019, sebelumnya dilakukan pemantauan, kalau ada yang belum memenuhi kualifikasi masih bisa dibenahi," kata Yohanes.

Informasi yang diperoleh hariankota.com, dari hasil pemantauan, semua pekerjaan disebutkan berjalan lancar. Adapun temuan spek yang kurang sesuai dengan rencana, seperti tata letak kursi yang dinilai sempit, maupun warna mebelair terlalu terang.

"Diharapkan di sisa waktu sebelum diserahkan, semua sudah clear dan siap pakai," ujarnya. Sekwan DPRD Sukoharjo, Basuki Budi Santosa menjelaskan, secara keseluruhan proyek gedung dewan sudah selesai 100 %, hanya menyisakan pembersihan dan penataan mebelair.

"Ada sejumlah penambahan ruangan baru yakni, ruang fraksi, ruang rapat, ruang untuk penerimaan tamu, ruang alat kelengkapan dewan seperti Badan Kehormatan, Badan Anggaran, Badan Musyawaran, Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelbangda), dan Sekretariat Piket." sebutnya.

Basuki mengatakan, untuk beberapa ruangan nanti masih memanfaatkan dan menggunakan mebelair lama yang masih bisa dimanfaatkan, seperti kursi dan meja untuk fraksi.

"Soal mebel lama yang dipakai lagi sudah dilaporkan karena masih bisa dimanfaatkan. Dijadwalkan sebelum proyek selesai pada 20 Nopember sudah diserahkan," ucapnya.

Menyinggung soal boyongan, Basuki menyampaikan, rencananya akan dilakukan akhir bulan Desember atau sebelum pergantian tahun. Untuk saat ini DPRD masih disibukkan pembahasan APBD dan pembahasan raperda non APBD yang harus selesai tahun ini.

"Nanti untuk peresmiannya akan dilakukan diawal Januari 2020," imbuhnya.

Diketahui, pembangunan gedung baru DPRD Sukoharjo yang menempati lahan seluas 1,4 hektar ini telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 39 miliar. Untuk anggaran mebelair dan interior Rp 1,1 milyar dan e-kalatog kursi Rp 867 juta.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More