Rekomendasi

MPW PP Jawa Tengah, PP Bukan Partai Politik

Minggu, 17 November 2019 : 17.31
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Jawa Tengah, menegaskan bahwa organisasi yang didirikan oleh Jenderal Besar Abdul Haris Nasution pada tanggal 25 Oktober 1959 tersebut, bukan sebuah organisasi politik.

Hal tersebut ditegaskan sekretaris MPW PP Jawa Tengah, Paryono, dalam konsolidasi dan pengukuhan pengurus ranting PP Kecamatan Jaten, Minggu (17/11/2019).

Menurut Paryono, selama ini PP belum pernah terbebani dengan sejarah politik. Tugas utama PP, jelas Paryono, adalah menjaga Pancasila dan NKRI.

“PP bukan Parpol, bebas dari urusan politik. Kita belum pernah terbebani sejarah politik. Tugas kita menjaga Pancasila dan NKRI. Mengamalkan dan mengamankan Pancasila agar tetap lestari sebagai dasar negara,” kata Paryono.

Pancasila,jelas Paryono, menjaga kemajemukan di negara Indonesia. Untuk itu, Paryono meminta kepada selueuh kader untuk tetap menjaga soiliditas dalam mengawal Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dari berbagai ancaman.

Termasuk ancaman radikalismme yang semakin berkembang saat ini. “PP akan menjadi garda terdepan dalam mengawal Pancasila dari setiap rongrongan yng dilakukan oleh pihak yang ingin memecah belah persatuan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, ketua MPC PP Karanganyar Disa Ageng Alifven, menyatakan, PP sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan, keberadaannya, harus memapu memebawa kesejukan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Perubahan paradigma, seolah-olah PP adalah organisasi preman, jelas Disa, tidak lagi melekat di tubuh PP sebagai sebuah organisasi.

“Paradigma PP sudah berubah. Keberadaan PP dan berbagai kegiatan yang kita lakukan, muai mendapat apresiasi dari masyarakat. Untuk itu, saya menitipkan PP kepada kecamatan Jaten, untuk tetap membumikan Pancasila dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” kata dia.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :