Rekomendasi

Nyatakan Akan Mendaftar Lewat DPD PDIP Jawa Tengah, Gibran Mengklaim Dirinya Tak Melangkahi Rudy

Rabu, 13 November 2019 : 06.34
Published by Hariankota
SOLO - Polemik perebutan rekomendasi Bakal Calon (Balon) Walikota Solo di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kian memanas.

Sebagaimana diketahui, Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Rudy Hadiyatmo sebelumnya mempersoalkan komitmen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait peraturan partai Nomor 24 Tahun 2017.

Rudy menyampaikan, dimana dalam peraturan itu, DPP telah memberi keistimewaan bagi daerah yang mendapat perolehan suara lebih dari 24 persen dalam pemilu, untuk melakukan penjaringan tertutup.

Menanggapi hal itu, Gibran pun bersuara. Dia mengklaim bahwa langkah politik yang ia tempuh untuk ikut maju mencalonkan diri dalam Pilkada Solo 2020 mendatang, sudah sesuai dengan tahapan dan peraturan internal partai.

Sebagai kader PDIP yang juga sempat mendaftar melalui DPC PDIP Solo beberapa waktu lalu, Gibran menyampaikan jika dirinya tak pernah sekalipun merasa melangkahi Ketua DPC PDIP Solo.

"Beliau (Rudy) itu orang yang pertama saya sowani (temui). Dan waktu itu saya memberikan statemen juga di Lodji Gandrung. Temen - temen media sendiri juga sudah tahu kalau pertemuan saya dengan Pak Rudy itu untuk menanyakan terkait Pilkada ini.

Jawaban Pak Rudy juga sudah jelas, ambil KTA nya dulu, silahkan mendaftar," beber Gibran kepada wartawan, usai menghadiri sebuah acara Talkshow Bisnis, di The Sunan Hotel Solo, Rabu (12/11/2019).

Gibran menambahkan, sebagai kader partai yang masih junior, dia pun selalu berkonsultasi dengan senior. Dari hasil konsultasi itulah, Gibran merasa yakin bahwa dirinya masih bisa mengikuti penjaringan bakal calon walikota solo, melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

"Ketika saya tahu pendaftarannya sudah tutup ya udah, saya pun nggak protes. Tapi setelah itu saya langsung konsultasi ke beberapa senior yang lain setelah Pak Rudy.

Pak Rudy nggak saya lompati lo ya. Pak Rudy kan orang yang pertama saya sowani, setelah Pak Rudy ke Pak Bambang baru ke senior yang lain, jadi ada tahapannya semua.

Jadi saya konsultasi, apakah saya berkesempatan untuk mendaftar, dan jawabannya pun bisa. Pak Bambang Pacul bilang bisa, Mbak Puan pun bilang bisa dong," imbuh Gibran.

Disinggung terkait peraturan DPP PDIP Nomor 24 Tahun 2017, Gibran menyampaikan bahwa dirinya pun juga telah menerima satu bendel peraturan tersebut dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Bu Mega juga sudah memberikan saya satu bendel peraturan partai. Ada di peraturan itu, juga masih bisa (mencalonkan diri). Kalau di DPC sudah ditutup masih bisa mendaftar di Semarang (DPD)," terang Gibran.

Untuk itu, suami dari Selvi Ananda itu pun masih menunggu dibukanya pendaftaran penjaringan bakal calon di DPD PDIP Jawa Tengah.

"Ini kan saya masih baru banget di PDIP. Apapun itu, langkah saya selanjutnya selalu saya konsultasikan ke senior - senior. Saya itu nunggu arahan, nunggu pendaftarannya dibuka," jelasnya.

Lebih lanjut, Gibran kembali mengatakan, jika dia enggan mempermasalahkan perihal sikap Rudy.

Bahkan, Gibran menyampaikan jika hubungan dengan tokoh seniornya di partainya itu tetap baik - baik saja, begitu pula terhadap Bakal Calon Walikota yang kini tengah diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo.

"Jadi ya saya sama Pak Rudy gak ada masalah apa - apa, sama Pak Purnomo juga baik -baik saja. Tapi sekali lagi, saya ini kan masih junior. Jadi kalau ada yang salah silahkan ditegur, kalau ada arahan apa ya monggo disampaikan.

Saya bisa langsung menghadap ke Pak Rudy atau Pak Purnomo. Kalau ada yang salah dari diri saya, saya siap ditegur, saya siap dimarahi. Intinya ya itu tadi, setiap langkah politik saya, saya pun sudah berkonsultasi terlebih dahulu," ucapnya.

Menanggapi terkait pasangan yang dimungkinkan akan berpasangan dengannya, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu pun mengatakan, tetap menunggu keputusan partai nantinya.

"Untuk pasangan itu nanti saja. Pasangannya siapa, itu juga menunggu keputusan partai. Saya itu tunduk pada keputusan partai dan tunduk pada arahan Ketua Umum, Ibu Megawati," pungkas Gibran.

Jurnalis : Kacuk Legowo
Editor : Mahardika

Share this Article :