Rekomendasi

Paryono: Generasi Muda Diminta untuk Tidak Terpengaruh Paham Radikalisme

Rabu, 27 November 2019 : 19.44
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Para generasi muda diminta untuk terpengaruh dengan tindakan radikalisme. Serta ajakan untuk berpaling dari Pancasila sebagai ideology bangsa dan UUD 1945 sebagai konstitusi Negara.

Hal tersebut ditegaskan anggota MPR RI Paryonp, dalam sosilisasi Epat Pilar Kebangsaan yang digelar di Posko Pemuda Pancasila, Selasa (26/11/2019).

Dihadapan ratusan anggota PP serta berbagai organisasi kepemudaan di Karanganayar tersebut, Paryono mengajak para generasi muda untuk memahami pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusi.

“Pemahaman terhadap Pancasila dan UUD 194 yang tepat, akan menjadikan generasi muda lebih tangguh dari hal-hal dan tindakan yang mengarah pada radikalisme dan tidak mudah terbuai dengan ajakan untuk berpaling dari Pancasila dan UUD 1945,” jelas Paryono.

Menurut mantn wakil bupati Karanganyar ini, anak muda memilki semangat yang tinggi, terutama dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk tentang empat pilar kebangsaan ini, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Para anak muda, lebih mudah untuk memahami Pancasila dan UUD 1945 dengan baik, tidak akan mudah terpengaruh hal-hal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Juga tidak mudah terpapar paham radikalisme, ataupun ikut-ikutan pada tindakan radikal.

Dengan pemahaman Pancasila dan UUD 1945 dengan baik, anak muda akan lebih mencintai NKRI sebagai bentuk negara dan menjalankan falsafah Bhinneka Tunggal Ika dengan baik pula, sehingga kehidupan masyarakat lebih tenteram dan damai," kata dia.

Paryono berharap, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, dapat menyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat secara lebih luas. Sehingga, pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika bisa menyentuh hingga tingkatan paling bawah.

“Membumikan Empat Pilar kebangsaan adalah tugas kita semua. Inilah yang akan membentengi Indonesia dari aksi kelompok-kelompok yang ingin menggantikan ideologi Pancasila," pungkasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Santi

Share this Article :