Rekomendasi

Pemprov Bali Fokus Penanganan Masalah Sampah TPA Suwung

Senin, 11 November 2019 : 18.31
Published by Hariankota
BALI - Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk menangani pemasalahan sampah dilakukan semaksimal mungkin.

Salah satunya dengan difasilitasi pemerintah pusat akan mengundang investor untuk mengikuti beauty contest dalam menyelesaikan persoalan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung, Denpasar.

Nantinya akan melakukan beauty contest untuk menentukan siapa yang bisa membangun infrastruktur pengolahan sampah dengan biaya investasi seminimal mungkin (paling murah).

Dengan tekhnologi yang ramah lingkungan.

"Sehingga bisa menekan beban pembiayaan dari APBN dan APBD," papar Gubernur Bali Wayan Koster dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Denpasar, Senin.

Menurut Koster, masalah sampah ini sudah terlalu lama penyelesainnya dan masalahnya harus segera dicarikan solusi yang terbaik. Agar bisa mensinkronkan kebijakan Pemprov Bali dengan pemerintah kabupaten/kota yang tergabung dalam Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).

Belum lagi masalah volume sampah yang masuk ke TPA Suwung tidak didukung sarana peralatan yang digunakan untuk pemadatan sampah di TPA Suwung juga sangat terbatas. Tidak sebanding dengan volume sampah yang masuk.

Untuk pemadatan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar hanya menyiapkan dua unit alat berat, satu unit eskavator, dan satu unit buldoser dalam kondisi sering rusak.

Sedangkan propinsi Bali menyediakan satu unit eskavator yang berfungsi dengan baik dan menyerahkan bantuan satu truk konverter baru kepada Kota Denpasar yang sudah beroperasi sejak 30 Oktober 2019.

"Kita juga upayakan memperoleh bantuan satu eskavator dan satu buldoser dari Kementerian PUPR yang akan direalisasikan pada akhir tahun 2019," pungkasnya.

Jurnalis : Dek
Editor : Mahardika

Share this Article :