Rekomendasi

Pertamini Menjamur, Legal Atau Ilegal?

Jumat, 15 November 2019 : 16.48
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Bisnis penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran jenis Pertalite, maupun Pertamax menggunakan alat dispenser digital, biasa disebut Pom Mini atau Pertamini, menjamur disetiap tempat terutama yang jauh dari lokasi SPBU.

Operasional Pertamini dikategorikan bisnis ilegal oleh pemerintah, karena bukan bagian resmi distribusi dari Pertamina. Selain itu, tidak adanya jaminan kepastian ukuran isi dan standar keamanan menjadikan usaha ini sulit mendapat izin.

Sesuai Perpres No. 191 Tahun 2014 tentang penyedian, pendistribusian dan harga jual BBM serta peraturan BPH Migas No. 6 Tahun 2015, penyaluran BBM hanya sampai di SPBU. Tidak ada sub SPBU dalam rantai distribusi dari Pertamina.

"Ini dilema. Kalau tidak ditertibkan, jumlah mereka (pengusaha Pertamini) ternyata banyak. Tapi kalau kami bina ya sulit, karena mereka ini tidak memiliki izin," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi (Disperdagkop) dan UKM Sukoharjo, Sutarmo.

Mengingat tidak ada regulasi yang mengatur, maka Sutarmo menegaskan, terhadap usaha Pertamini, sampai saat ini tidak bisa diberikan izin. Disperdagkop Sukoharjo sebatas memonitor sembari menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Alatnya (Pertamini) itu tidak bisa ditera. Kalau kami mau coba memeriksa atau mengecek tidak bisa, karena tidak standar," katanya kepada hariankota.com, Jum'at (15/11/2019).

Dengan alat yang tidak standar tersebut, maka sangat memungkinkan terjadi kecurangan yang merugikan konsumen. Volume BBM yang diterima konsumen bisa kurang dari yang sebenarnya dibayar.

"Sangat mungkin, di SPBU yang resmi saja, seiring berjalannya waktu, dispenser yang digunakan bisa menyebabkan takaran BBM bisa nambah juga bisa kurang, apalagi yang tidak resmi," ujarnya.

Terpisah, Mehong (bukan nama sebenarnya) penjual BBM eceran di Desa Trangsan, Gatak yang beralih menggunakan alat Pertamini menyebut, bahwa alat ini lebih praktis dibandingkan saat masih menggunakan botol.

"Dengan adanya ukuran pada tangki ukur digital seperti yang digunakan pada SPBU, kepercayaan konsumen menjadi meningkat sehingga dapat meningkatkan pendapatan saya," pungkasnya

Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :