Rekomendasi

Rencana Kenaikan BPJS, DKK Anggarkan 36 Miliar

Jumat, 08 November 2019 : 19.56
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), menganggarkan Rp36 milyar untuk menanggung kenaikan Premi BPJS peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tahun 2020.

Kepala DKK Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, kepada hariankota.com, Jumat (08/11/2019) mengatakan, nilai anggaran tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2018 yang hanya sebesar Rp14 miliyar.

Menurut Cucuk, anggaran tersebut telah dirancang jauh sebelum rencana kenaikan iuran BPJS yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Dijelaskannya, berdasarkan data yang ada, peserta PBI yang ditanggung pemkab Karangnyar dan telah terverifikasi sebanyak 52 ribu jiwa, namun pihaknya akan melakukan survei ulang terhadap jumlah peserta PBI lantaran angka tersebut diperkirakan masih dapat bertambah hingga mencapai 70 jiwa.

“Rancangan anggaran yang kita ajukan di tahun 2020 itu, berdasarkan prediksi sekitar 70 ribu jiwa, yang sudah masuk ke dalam data base kita,” katanya.

Disisi lain, Cucuk menambahkan, hingga saat ini belum terdapat masalah terkait aturan kenaikan premi BPJS tersebut, mengingat berdasarkan kebijakan, penerapan kenaikan iuran di daerah akan diterapkan mulai awal tahun 2020 mendatang.

“Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat mengenai penanganan kenaikan iuran BPJS mengingat adanya permintaan presiden Joko widodo untuk memprioritaskan penyelesaian iuran BPJS kepada mentri kesehatan yang baru,” pungkasnya.

Terpisah, anggota Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, ketika dihubungi hariankota.com, melalui telepon selularnya, meminta kepada Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini RSUD, untuk meningkatkan pelayanan pelayanan, terutama kepada pasien yang mengikuti program BPJS.

“Kita selalu mengingatkan agar RSUD meningkatkan pelayanan kepada pasien. Karena sampai sekarang, kami masih sering menerima keluhan dari masyarakat,” tegasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More