Rekomendasi

Reskrim Amankan Lima Unit Sepeda Motor Hasil Kejahatan

Kamis, 14 November 2019 : 22.44
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Satuan reserse dan criminal (Sat Reskrim) Polres Karanganyar, mengamankan enam unit sepeda motor dalam operasi sikat candi di sejumlah wilayah.

Saat ini, enam unit sepeda motor berbagai merk, berikut para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diamankan di Mapolres Karanganyar, guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, dalam gelar perkara, kepada para awak media, menyatakan, para pelaku yang diamankan berikut barang bukti hasil kejahatan berupa sepeda motor tersebut, masing-masing, AW alias Kodok (23) warga Kelurahan Gedong, Karanaganyar.

AW diduga mengambil sepeda motor di halaman parker AMS Futsal yang berada di Kelurahan Tegalgede Karanganayar pada tanggal 8 September 2019, selanjutnya FR, warga Krendowahono, Gondangrejo, juga diamankan berikut barang bukti satu unit sepeda motor Satrui FU, kemudian TS alias Trondol (19) diamankan berikut barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion dan Honda Vario, JW alias Joko (29), diamankan berikut barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario.

Menurut Kapolres, pelaku yang tertangkap ini, sejumlah pelaku merupakan target operasi, dan sebagian pelaku lainnya merupakan wajah baru dalam kasus kriminal.

Dijelaskan Kapolres, dalam menjalankan aksinya, para pelaku terlebih dahulu melakukan pemantauan ke lokasi yang akan dijadikan sebagai objek sasaran. Setelah situasi dipastikan aman, ujar Kapolres, para pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban.

“Seperti yang terjadi di tempat kejadian pekara di Jatipuro. Pelaku TS melakukan pemantauan dan melihat dua unit sepeda motor terpakir di depan rumah. Setelah situasi sepi, para pelaku langsung membawa sepeda motor milik korban,” kata Kapolres, Kamis (14/11/2019).

Saat ini, lanjut Kapolres, tim penyidik Sat Reskrim terus mengembangkan kasus ini. Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Jurnalis : Iwan Iswanda
Editor : Mahardika

Share this Article :