Rekomendasi

Sulit dapat Izin, Kemenkop UKM Fasilitasi Pelaku UMKM Sukoharjo Peroleh Merek dan Hak Cipta Gratis

Selasa, 19 November 2019 : 20.13
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Akses perizinan bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Sukoharjo, selama ini dirasa masih begitu sulit dan rumit proses pengurusannya. Selain memakan waktu lama, juga memerlukan biaya yang tidak murah.

Merespon persoalan tersebut, Dinas Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Sukoharjo, menggandeng Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM untuk memfasilitasi pelaku UMKM agar mendapat merek, hak cipta dan paten, secara gratis.

Bertempat di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) - KUMKM Sukoharjo, Selasa (19/11/2019), para pelaku UMKM Kota Jamu mendapat pembinaan dan bimbingan teknis tata cara pendaftaran untuk mendapatkan hak merek dan hak cipta.

"Kebetulan, kami mempunyai program pusat layanan usaha terpadu untuk memberikan pendampingan kepada koperasi dan UKM terkait beberapa hal (merek dan cipta) yang mereka keluhkan selama ini,"kata Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kemenkop UKM, Rahmadi.

Solusi mengatasi persoalan UKM yang mendasar selama ini yang dicari adalah PLUT dan konsultan pendamping. Oleh karena itu, kehadiran Kemenkop UKM di Sukoharjo merupakan bagian dari upaya penguatan usaha terhadap UKM agar bisa memiliki merek dan hak cipta.

"Ini cukup penting untuk menjamin posisi usaha menjadi lebih aman, memiliki daya saing dan terhindar dari pelanggaran kekayaan intelektual. Kami daftarkan produk UKM itu agar punya nama dan hak cipta. Ini bagian dari melindungi UKM itu," kata Rahmadi.

Kepada hariankota.com, Rahmadi menjelaskan, untuk mendaftarkan merek dan hak cipta, jika melalui Kemenkumham harus bayar. Namun bagi pelaku UKM yang ingin mendaftarkan melalui Kemenkop maka akan mendapat subsidi, alias tidak perlu biaya.

"Semua UKM kami beri kesempatan. Namun, karena keterbatasan alokasi per tahunnya, maka yang memiliki kesempatan mendaftar pertama itulah yang difasilitasi. Seandainya sudah penuh, yang berikutnya kami masukkan daftar tunggu untuk tahun berikutnya," jelasnya.

Untuk tahun ini, menurut Rahmadi, Kemenkop telah menyiapkan subsidi pendaftaran merek dan hak cipta gratis bagi 1500 UKM di seluruh Indonesia. Untuk tahun 2020, alokasinya disebut bisa bertambah juga bisa berkurang.

Tergantung fiskal dari Kemenkop. Menanggapi bantuan ini, Kepala Disperindagkop UKM Sukoharjo, Sutarmo menyampaikan apresiasiasinya, karena merek dan hak cipta itu sangat diperlukan bagi para pelaku UMKM.

"Kami selama ini memang kebanyakan melakukan kerjasama. Kalau hari ini dengan Kemenkop, sebelumnya juga sudah (bekerjasama) dengan Kemenkumham. Tahun kemarin sekira 500 UMKM yang dibantu, dan tahun ini sekira 200, dan masih bisa bertambah," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayuwati

Share this Article :