Rekomendasi

Surati Pusat, DPD II Kabupaten Se DIY Minta Digelar Musdalub Partai Golkar

Rabu, 13 November 2019 : 22.58
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Posisi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta, Haryadi Suyuti diujung tanduk. Wali Kota Yogyakarta itu terancam dilengserkan dari struktur organisasi partai.

Ancaman serius itu karena empat dari lima DPD Kab/Kota se-DIY melayangkan surat ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Jakarta. Isi surat itu meminta agar DPP segera menggellar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Golkar DIY.

"Kami minta agar digelar Musdalub segera, secepatnya," kata Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Sleman, Janu Ismadi, Rabu (13/11/2019).

Empat pimpinan daerah tingkat kabupaten, yakni Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo. Hanya satu ketua DPD II Kota Yogyakarta yang belum bersikap atas polemik ini.

DPP, kata Janu, diminta untuk segera memberhentikan Haryadi Suyuti sebagai Ketua DPD I Partai Golkar DIY. Kemudian, menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk sementara sebagai ketua.

"Tugas plt nanti ya segera mengelar musdalub," ujar mantan anggota DPRD Prov Periode 2014-2019 ini.

Janu menyampaikan, surat empat DPD se-DIY telah diserahkan ke DPP saat bertemu dengan Wakil Bendahara Umum Bidang Kepartaian DPP Partai Golkar Helmi Zein. Pertemuan berlangsung pada Minggu, 10 November 2019 kemarin di kantor DPD II Partai Golkar Sleman.

Saat itu Helmi baru saja menghadiri syukuran Golkar Jokowi (Gojo) Koordinator Daerah(Korda) DIY di Puri Mataram, Beran, Sleman. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, para ketua dan sekretaris DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-DIY.

Sehari setelah pertemuan dengan Helmi, empat DPD juga mengajukan permintaan musdalub. Mereka kembali melayangkan surat ke DPP, kali ini disampaikan melalui email. "Secara fisik surat juga akan kami antarkan ke pengurus pusat. Ada delegasi kami yang ke Jakarta," katanya.

Tembusan surat juga diserahkan ke DPD Partai Golkar DIY Selasa, 12 November 2019 siang kemarin. Tembusan disampaikan agar pengurus DPD Golkar DIY mengetahui permohonan musdalub yang diinisiasi DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-DIY.

Ada beberapa alasan supaya segera mengelar musdalub dengan pergantian Ketua DPD PG DIY. Haryadi Suyuti sebagai ketua DPD dinilai tidak melaksanakan amanat Musda Partai Golkar DIY tahun 2017 lalu.

Adapun amanatnya adalah setelah musda diadakan rapat kerja daerah (rakerda). "Lebih dari dua tahun kepemimpinannya tak pernah sekalipun mengadakan rakerda. Tak hanya itu, ada banyak catatan yang kami sampaikan ke DPP," katanya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kulonprogo Suharto mengatakan, permohonan musdalub ditandatangani ketua dan sekretaris. Sebelum menyampaikan usulan musdalub, pihaknya lebih dulu mengadakan rapat dengan pimpinan kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kulonprogo.

"Hasilnya, baik pengurus DPD maupun PK se-Kulonprogo sepakat bulat mengajukan usulan musdalub ke DPP. Jadi itu merupakan keputusan rapat pleno DPD dan PK," kata Suharto.

Sedangkan sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho sejalan dengan sikap DPD Kabupaten lainnya. Pihaknya berharap tonggak estapet kepemimpinan Partai Golkar DIY diganti yang lebih peduli organisasi partai.

Jurnalis: Danang Prabowo

Editor: Gunadi

Share this Article :