Rekomendasi

Tawon Vespa Serang Dua Kabupaten di Solo

Sabtu, 30 November 2019 : 07.08
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Serangan tawon tidak hanya menyerang wiayah Klaten. Kini serangan tawon yang dikenal dengan sebutan tawon Vespa Affinis atau dikalangan masyarakat dikenal dengan tawon ndas, juga menyrang wilayah Sragen dan Karanganyar.

Di Kabupaten Sragen, tawon Vespa, terjadi di 8 kecamatan dn tercatat ada 18 kejadian serangan. Kepala pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, mengatakan, hingga bulan November 2019, serangan tawon Vespa ini paling banyak ditemukan di Kecamatan Sidoharjo dan Karangmalang.

Menurutnya, serangan tawon ini, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, Sugeng mengungkapkan, dari 23 laporan serangan, 30 warga mengalami luka, dan satu korban sengatan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tidak ada korban serius. Hanya ada satu korban yang kemarin sempat dibawa ke rumah sakit akibat kurang lebih 30 luka sengatan tawon di sekujur tubuh," ungkap Sugeng.Priyono, Jumat (29/11/2019).

Dijelaskannya, seluruh laporan sengatan tawon Vespa ini, telah ditindaklanjuti dengan melakukan evakuasi sarang tawon. Serangan tawon juga terjadi di Karanganyar. Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurnadi Maulato, menyatakan, dalam satu hari, ada 5 laporan serangan tawon.

Namun sejauh ini, jelas Kurniadi, belum ada korban jiwa dan hanya satu korban yang menjalani perawatan. Menurut Kurniadi. Evakuasi terhadap sarang tawon dilakukan pada malam hari.

“Sampai saat ini, serangan tawon di Karanganyar belum ada korban jiwa dan hanaya atu korban yang menjalani perawatan.

Selain laporan serangan tawon, warga juga melaporkan banyaknya hewan atau satwa liar yang memasuki rumah warga. Seperti ular. Alaporan warga tersebut, kami langsung menerjunkan tim ke lokasi,” katanya.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :