Rekomendasi

Terciduk Karena Curi Motor, Nasib Pria Beranak Dua Berakhir Pilu di Balik Sel Tahanan

Kamis, 21 November 2019 : 21.57
Published by Hariankota
SOLO – Rasa bersalah tampak diwajah Andri Findra Putra (21) warga Kampung Bibis Wetan, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Pasalnya, disaat istri melahirkan anak keduanya, Andri justru harus mendekam di dalam sel tahanan, setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dari keterangan Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Arwansa saat konferensi pers di Mapolresta Surakarta, Kamis (21/11/2019) mengatakan. Pria bertatto yang juga diketahui berprofesi sebagai pengrajin sangkar burung itu diringkus saat berada di rumahnya, pada awal November 2019 lalu.

“Adapun modus operandinya, pelaku mengambil kendaraan korban di rumah kos pada saat sekitar pukul 02.00 WIB, yang terparkir di depan rumah. Lalu, korban yang mengetahui kendaraannya sudah tidak ada di parkiran, pada saat korban akan mencari sarapan.

Kemudian korban melaporkan ke Polresta Surakarta. Adapun pengungkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan secara mendalam dan akhirnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya," terang AKP Arwansa.

Lebih lanjut, imbuh Kasatreskrim, tersangka terdesak oleh kondisi ekonomi, dimana tersangka harus membayar sejumlah uang kontrakan yang belum terbayar. Sehingga tersangka pun nekat mencuri sebuah motor yang diparkir korban di depan kontrakan.

“Tersangka ini nekat melakukan pencurian untuk membayar uang kontrakan. Setelah kami lakukan penyelidikan lebih lanjut tersangka menggadaikan motor hasil curian senilai Rp1,4 juta,” ungkap AKP Arwansa.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, Andri mengaku menyerahkan barang hasil curian kepada rekannya Hendri (22), yang juga turut diamankan polisi karena ikut mendorong motor hasil curian bernopol AD 6962 DBE itu.

"Saya dorong motornya. Terus sama temen saya ini, saya gadaikan. Terus kejadiannya malah jadi begini (tertangkap)," aku tersangka Andri. Tersangka yang mengakui perbuatannya itu pun mengaku menyesal dan sedih karena dia tidak bisa menemani istri yang baru saja melahirkan anak keduanya.

“Kemarin waktu saudara datang menjenguk, memberi kabar. Kalau istri saya sudah melahirkan anak perempuan. Sekarang dalam kondisi sehat,” ucap Andri.

Andri mengungkapkan, sejak istrinya melahirkan pada Selasa (19/11/2019) lalu, dia pun belum sempat bertemu dengan putrinya. Tersangka pun mengaku minta saudaranya agar saat membesuk, dirinya agar dibawakan foto dari anak keduanya.

“Belum bisa bertemu karena masih kecil, kasihan kalau dibawa keluar. Terpaksa nitip difotokan buat ngobati rindu,” katanya. Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 363 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Jurnalis: Kacuk Legowo

Editor: Gunadi

Share this Article :