Rekomendasi

Wow, Para Kades di Karanganyar dapat Sepeda Motor Baru Seharga Rp 27 Juta

Jumat, 29 November 2019 : 20.30
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Bupati Karanganyar akan memberikan sepeda motor dinas baru kepada 177 kepala desa (Kades) dan lurah sebagai kendaraan operasional. Pengadaan sepeda motor dinas ini, telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Kondisi ini bertolak belakang dengan pernyataan bupati sebelumnya yang tidak akan menganggarkan pembelian sepeda motor bagi Kades, seperti Klaten, yang dinilai terlalu politis.

Informasi yang dihimpun hariankota.com jenis sepeda motor bagi para Kades dan Lurah tersebut jenis Yamaha N Max warna hitam. Dengan harga per unit Rp27,7 juta, dengan total anggaran Rp4,902 miliar.

Sebelumnya, para Kades telah memiliki sepeda motor dinas jenis Mega Pro tahun 2012.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai penetapan desa penerima bantauan keuangan (Bankeu) untuk pembangunana sarana dan prasarana, Jumat (29/11/2019) membenarkan rencana pembelian sepeda motor baru untuk para Kades tersebut.

Sepeda motor lama, menurut bupati, akan digunakan oleh sekretaris desa (Sekdes).

“Kita berikan sepeda motor baru kepada para kepala desa untuk menunjang kegiatan mereka yang semakin kompleks. Itu fasilitas penunjang dan bentuk perhatian kita,” ujar bupati, Jumat (29/11/2019).

Pemebelian sepeda motor dinas baru bagi para kepala desa ini, mendapat kritikan tajam dari sejumlah organisasi masyarakat di Karanganyar.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lentera, Indardi Heru santoso, kepada hariankota.com melalui telepon selularnya, menilai jika Pemkab dan DPRD Karanganyar, tidak memilki sense of crisis terhadap situasi dan konidisi masyarakat Karanganayar saat ini.

Ditegah kondisi keuangan yang pas-pasan, ujar Heru, Pemkab justru menganggarkan pembelian sepeda motor baru. Dan ironisnya, pengadaan ini, disetujui oleh DPRD, melalui badan anggaran (Banggar).

“Para Kades sudah memiliki kendaraan dinas. Mestinya anggaran yang terbatas itu untuk membenahi layanan dasar bagi publik, seperti pendidikan, kesehatan dan warga tidak mampu.

Apalgi masih banyak warga Karanaganyar yang miskin. Pengadaan sepeda motor baru ini, semakin memperjelas bahwa Pemkab dan DPRD tidak memiliki sense of crisis,” ujarnya.

Diungkapkannya, Pemkab dan DPRD seharusnya lenih cermat dalam penganggaran mengingat terbatasnya anggaran yg sangat besar terserap untuk pegawai sisanya harus digunakan dengan cermat, tepat guna demi efisiensi.

“Kami juga minta agar gubernur dapat mencermati APBD Karanganyar ini, tertama untuk pengadaan sepeda motor bagi para Kades. Jangan asal disetujui,” tanadasnya.

Heru Jambangan: Iya intinya gubernur harus meneliti secara cermat agar anggaran itu tdk terkesan ngawur hanya utk sekedar biar terserap cepat.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :