Rekomendasi

Antusiasme Tinggi, Satu Pendaftar Panwascam Sukoharjo Bergelar Doktor

Kamis, 05 Desember 2019 : 22.07
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Antusiasme dalam mengawal pesta demokrasi lima tahunan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakilnya pada tahun 2020 mendatang agar berjalan tanpa ada kecurangan ditunjukkan warga Sukoharjo dengan banyaknya jumlah pendaftar Panwascam.

Diluar perkiraan, dari 196 pendaftar yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes seleksi berikutnya, satu diantaranya bergelar S3. Bahkan diketahui latar belakangnya merupakan mantan rektor salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sukoharjo.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo, Bambang Muryanto kepada hariankota.com, Kamis (5/12/2019) mengatakan, untuk pendaftaran rekrutmen Panwascam kali ini jumlah pendaftar ada 201, namun 5 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

"Rata - rata mereka anak - anak muda usia 35-40 tahun. Jumlah pendaftar meningkat drastis dibanding pendaftar rekrutmen Panwascam Pileg dan Pilpres kemarin," ungkapnya.

Dari jumlah sebanyak itu Bambang menjelaskan, lulusan S1 ada 111 orang, S2 ada 16 orang, Diploma ada 20 orang, sisanya adalah lulusan SMA, serta 1 orang lulusan S3 (Doktor). Secara kuota, dan keterwakilan perempuan, semua sudah terpenuhi.

Diketahui, pendaftar Panwascam satu - satunya yang bergelar Doktor tersebut bernama Budi Istianto. Dia mendaftar menjadi pengawas Pilkada untuk wilayah Kecamatan Baki.

"Saya merasa tertantang ikut menjadi pengawas dalam Pilkada Sukoharjo 2020, saya berharap pilkada kali ini semakin berkualitas dengan SDM pengawas yang berkualitas pula,” katanya saat dihubungi awak media secara terpisah.

Dalam pandangannya, bobot kontestasi pertarungan pilkada lebih tinggi, karena ruang lingkup yang lebih sempit dengan kultur bukan kota besar. Budi ingin andil menjadikan pilkada lebih demokratis dan berkualitas.

Bersama dengan pendaftar lain yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, Budi selanjutnya akan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) yang akan digelar 14-15 Desember di SMK Negeri 1 Sukoharjo dalam 6 gelombang.

Penentu lolos dan tidaknya para pendaftar akan bergantung pada tes CAT yang memiliki bobot nilai 30% dan tes wawancara dengan bobot 70%.

Nantinya, setelah lolos tes CAT, Bawaslu memberi kesempatan kepada masyarakat pada 12 - 15 Desember untuk menilai dan menanggapi nama - nama calon Panwascam.

Semisal dari nama - nama tersebut ada yang menjadi tim sukses salah satu paslon, maka masyarakat diminta segera melapor.

Jurnalis : Sapto

Editor : Mahardika

Share this Article :