Rekomendasi

Curah Hujan Tinggi, Terjadi Rekahan Tanah di Desa Girimulyo

Senin, 16 Desember 2019 : 18.53
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Warga yang berada di wilayah rawan terjadinya tanah longsor, diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah, mengakibatkan terjadi rekahan tanah.

Informasi yang dihimpun hariankota.com, rekahan tanah terjadi di Dukuh Potrojalu, Rt 02 Rw 12, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Rekahan tanah ini, mengakibatkan tiga rumah mengalami keretakan.

Rumah warga yang mengalami keretakan tersebut, masing-masing rumah Suradi (67) yang mengalami retakan pada dinding dan membelah lantai rumah selebar 4 cm sampai 5 cm, rumah Suparyono (50), rekahan tanah mengakibatkan retakan bangunan bagian belakang (dapur, kamar mandi), rumah Slamet (46 th) mengalami retakan pada kamar mandi.

Kepala pelaksana harian (Kalakar) Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Karanganayar, Bambang Djatmiko, mengatakan, diketiga rumah yang mengalami keretakan tersebut, terdapat jurang sedalam 25 meter, denga sungai kecil berada di bawah dasar jurang.

Menurut Bambang, Early Warning Sistem (EWS) sejumlah 100 unit sudah terpasang di 15 desa, termasuk tiga bangunan yang mengalami retakan akibat pergerakan tanah itu. Keberadaan EWS ini, jelasnya, akan sangat membantu warga melakukan pemantauan jika terjadi pergerakan tanah.

“Kami meminta kepada seluruh staf BPBD serta para relawan untuk melakukan pemanatauan di wilayah tersebut. Segera perintahkan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman, jika turun hujan dengan intensitas tinggi,” kata dia, Senin (16/12/2019).

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Gunadi

Share this Article :