Rekomendasi

Diamuk Massa Tak Dikenal, Satu Nyawa Karyawan Ruko Melayang Sia -Sia

Senin, 02 Desember 2019 : 16.34
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Satu nyawa melayang sia - sia dan enam orang harus dirawat di rumah sakit karena lukanya akibat diamuk sekelompok orang tak dikenal disebuah ruko nomor HA 19, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Minggu (1/12/2019) dini hari.

Letak ruko tempat kejadian berdekatan dengan ruko yang dijadikan tempat hiburan malam, Karaoke Bima. Diduga para pelaku merupakan pengunjung tempat karaoke tersebut.

Para korban, baik yang tewas maupun luka - luka merupakan karyawan ruko yang dijadikan gudang makanan ringan. Saat kejadian, mereka sedang mendapat giliran menjaga ruko.

Salah satu korban yang juga saksi mata kejadian, Agus Mistono (33) menuturkan, korban tewas adalah rekannya sesama karyawan ruko bernama Adi Kelvin Wijaya (24), warga Mergosono, Kedung Kandang, Malang, Jawa Timur.

"Awal kejadian bermula saat teman saya bernama Andi Wijaya (30) menegur sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang cek-cok didepan ruko tempat kami bekerja. Saat itu, kami tengah tidur dan terbangun karena mendengar keributan itu," katanya.

Dari teguran itu rupanya membuat sekelompk massa tak jauh dari tempat pasangan cek - cok langsung marah. Mereka mendatangi Andi dan menyerangnya, diduga mereka merupakan rekan laki - laki yang cek - cok tadi.

"Karena kalah jumlah, Andi kemudian lari masuk kedalam ruko, saya dan Kelvin (korban tewas-Red) mencoba melerai tapi malah ikut dipukuli," jelasnya kepada hariankota.com dan awak media lain saat ditemui, Senin (2/12/2019).

Dalam kejadian penganiayaan ini, Agus tidak bisa memastikan berapa jumlah massa yang menyerang dan memukuli dirinya dan enam temannya. Dia memperkirakan ada 10 orang.

Agus mengaku bersama teman - temannya kewalahan mendapat serangan didalam ruko, hingga kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan naik kelantai dua. Namun setelah melihat Kelvin terluka parah, mereka memutuskan turun untuk membawanya ke rumah sakit.

"Saat kami turun hendak membawa Kelvin kerumah sakit, lagi - lagi kami dianiaya dan kalang kabut menyelamatkan diri meninggalkan Kelvin tergeletak dilantai," paparnya.

Beruntung dalam kondisi itu, dua orang korban bernama Wafi (40) dan Defri (23) berhasil keluar ruko, dan melaporkan kejadian ke Polsek Grogol. sementara Agus dan tiga orang lainnya kembali naik ke lantai dua, namun dikejar dan kembali dianiaya.

Tak berselang lama kemudian, Polisi pun datang ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan. Bahkan, tembakan peringatan sempat di berikan untuk membubarkan kerumunan massa.

"Saya tidak mengenal mereka, teman-teman juga demikian. Saat itu kami sedang shift jaga gudang di Solo Baru, biasanya kami di rooling, seperti di gudang lainnya di Yogyakarta," ujar Agus.

Jenazah Kelvin disebutkan Agus, saat ini sudah dibawa pulang ke kampung halamannya di Malang untuk dikebumikan disana. Sementara untuk korban lainnya, 4 orang rawat jalan, dan 2 orang sisanya masih rawat inap di rumah sakit.

"Saya berharap, para pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal, karena kejadian ini telah merenggut nyawa salah satu teman saya," imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Grogol, Polres Sukoharjo Iptu Grandika Indera Waspada saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian yang menyebabkan 1 korban meninggal dunia.

“Memang benar ada korban yang meninggal atas nama Kelvin usia sekitar 24 tahun. Terkait penyebabnya kami masih menunggu hasi otopsi,” jawabnya singkat.

Editor : Mahardika

Share this Article :