Rekomendasi

Dinas Kesehatan Klaim Kasus Stunting di Karanganyar Menurun

Minggu, 01 Desember 2019 : 19.14
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Kasus stunting atau kekerdilan diklaim oleh Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK), mengalami penurunan. Stunting adalah kondisi dimana tinggi badan balita lebih rendah dari standar usianya.

Penurunan tersebut terjadi selama tiga tahun terakhir. Pada atahun 2019, dari 12.000 balita, 7,6 persen menegalami stunting.

Kepala DKK Cucuk Heru Kusumo, kepada hariankota.com serta awak media lain, usai sosialisasi stunting di Alun-alun Karanganyar Minggu (01/12/2019), menjelaskan, pada tahun 2017 lalu, angka stunting di Karanganyar sebanyak 22 persen.

Menurut Cucuk, angka ini terus mengalami penurunan hingga 13 persen tahun 2018 lalu. Dan pada tahun 2019 ini, ujarnya, kembali mengalami penurunan menjadi 7,6 peren.

“Penurunan balita yang mengalami stunting ini, setelah Pemkab Karnganyar melakukan intervensi, terutama kepada para ibu hamil.

Kami selalu memberikan pemahaman terhadap ib hamil dan calon ibu agar memperhatikan asupan gizi pada anak yang dikandung. Sehingga saat dilahirkan, bayi tidak mengalami stunting,” jelasnya.

Ditambahkannya, bersama Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung, juga melakukan pengecekan selama empat tahun terakhir. Kerjasama tersebut meliputi pengecekan spesimen bayi yang baru dilahirkan untuk mengetahui adanya potensi stunting.

“Selama empat tahun terakhir, kita menejalin kerjasama dengan rumah sakit Hasan Sadikin Bandung untuk melakukan penegecekana spesimn bayi yang baru dilahirkan, untuk mengetahui apakah bayi yang baru dilahirkan tersebut berpotesi stunting atau tidak,” ujarnya.

Terpisah, bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta agar memperhatikan isu stunting ini. Pemahaman soal asupan gizi, harus diperhatikan oleh para ibu hamil serta bagi para calon ibu rumah tangga.

“Setiap hari pasti ada kelahiran. Untuk itu, sosialisasi kepada ibu hamil dan ibu muda harus terus menerus diberikan pemahaman pentingnya asupan gizi bagi bayi yang ada dalam kandungan,” kata dia.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Rahayuwati

Share this Article :