Rekomendasi

Hiii, Puluhan Anak Kobra Bersembunyi Dibalik Karpet Masjid Bikin Warga Batal Sholat Jamaah

Selasa, 17 Desember 2019 : 17.15
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Warga dan jamaah masjid At- Takwa Perum Griya Adi Palur, Mojolaban, Sukoharjo dilanda keresahan munculnya puluhan anak ular kobra berkeliaran dilingkungan mereka.

Informasi yang didapat hariankota.com, Selasa (17/12/2019), puluhan hewan melata berbisa ini kerap dijumpai sejak beberapa hari terakhir, seiring datangnya musim penghujan.

Selain di semak - semak, anak ular kobra yang belum diketahui induknya ini juga meneror jamaah Masjid At-Takwa. Disaat hendak melaksanakan sholat, disela karpet tiba - tiba ditemukan anak ular kobra.

Seperti dituturkan salah satu warga, Lanjar (47) yang juga takmir masjid mengatakan, anak ular kobra yang biasa disebut ular sendok ditemukan menjelang sholat Ashar, Sabtu (7/12/2019) lalu.

"Di karpet tempat imam ada satu ekor, hingga jamaah tidak jadi sholat ashar. Setelah dicek lagi ternyata dilipatan karpet-karpet lainnya masih banyak," ungkapnya. Sedikitnya pada hari tersebut menurut Lanjar, enam ekor anak ular berhasil ditangkap.

Dan hari berikutnya warga berinisiatif menghubungi komunitas pecinta ular dari Exalos Indonesia agar dibantu mencari keberadaan induk ular dan sisa anak ular lainnya.

"Pada saat melakukan evakuasi ditemukan 24 ekor lagi, sehingga jika dihitung sejak pertama ditemukan, total sudah ada 30 ekor ular," ujarnya.

Dari temuan itu, hingga kini induk ular kobra belum dapat ditemukan, diduga saat masuk ke dalam masjid melalui lubang tempat menaruh pompa air yang berada diruang samping tempat imam masjid memimpin sholat.

"Sekarang lubangnya sudah kami tutup dengan cor beton mengantisipasi agar tidak dimasuki ular lagi," ucapnya. Warga berencana, terhadap puluhan anak ular kobra yang telah dimasukkan dalam aquarium kaca tertutup, akan dilepas di alam liar, area persawahan yang jauh dari pemukiman.

Terpisah Kabid Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono mengakui, laporan tentang temuan ular yang telah meresahkan warga saat ini makin sering disampaikan dan langsung ditindaklanjuti.

"Kami juga membantu penanganan ular dan punya alat untuk menangkapnya. Temuan ular ini hampir setiap hari ada laporan ke Damkar yang disampaikan warga," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Margono menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena dimusim penghujan biasanya akan banyak ular berkeliaran.

"Yang terpenting, jaga kebersihan rumah, cek lubang yang mencurigakan dan segera lapor bilamana melihat keberadaan ular diwilayahnya untuk segera ditangani ahlinya," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :