Rekomendasi

InCoTes, UST Yogyakarta Buka Kerjasama dengan Luar Negeri

Sabtu, 07 Desember 2019 : 22.23
Published by Hariankota
YOGYAKARTA - Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar seminar internasional di Hotel New Saphir, Yogyakarta.

Kegiatan yang baru pertama digelar, The 1st International Conference on Technology, Education and Science (InCoTES) 2019 ini mengambil tema Innovation Strategies: Industrial Revolusion 4.0 to Society 5.0.

"Topik ini sangat relevan dengan situasi masyarakat saat ini," kata Ketua Panitia InCoTES 2019, Didi Supriadi, M.Pd dalam keterangan keterangan tertulis pada wartawan, Sabtu (7/12/2019).

Topik ini tersampaikan apik oleh ketiga narasumber, yaitu Prof. Dr. Lilia Halim dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Prof. Maria Corazon Saturnina A. Castro, Ph.D dari University of the Philippines Diliman, dan Zainul Faizien Haza, M.T., Ph. D dari UST Yogyakarta.

Wakil Rektor Bagian Akademik, Dr. Imam Ghozali, M, Sc yang membuka secara resmi konferensi internasional yang digelar siang tadi. Sebanyak 150 peserta dari empat Negara yaitu Filipina, Malaysia, Thailand, dan Indonesia hadir dalam kesempatan itu.

Dalam konferensi, para pemakalah memiliki kebebasan mempublikasikan makalah mereka, yaitu melalui Porceeding InCoTES, atau jurnal TIJES (Tamansiswa International Journal on Education and Sciences).

Dalam sambutannya, Ketua LP3M, Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd mengharapkan bahwa konferensi ini tidak hanya sebagai wadah salah satu diseminasi hasil penelitian, namun juga sebagai ajang networking dan peluang joint research.

"Itu yang kami harapkan kedepan bisa membuka kerjasama dengan universitas luar negeri," katanya. Harapan ini jelas disambut baik oleh Wakil Rektor UST Bidang Kerjasama, Yuyun Yulia, Ph.D dengan melakukan pembicaraan awal kerjasama.

Pembicaraan awal kerjasama dilakukan dengan Prof. Dr. Lilia Halim dari Universiti Kebangsaan Malaysia dan Prof. Maria Corazon Saturnina A. Castro, Ph.D dari University of the Philippines Diliman.

"Dengan lebih banyaknya kerjasama UST dengan univeristas luar negeri baik dalam bidang akademik maupun non akademik, diharapkan kualitas UST menjadi meningkat," kata Yuyun.

Pada penutupan konferensi ini, panitia menyampaikan menjanjikan untuk menyelenggarakan InCoTES 2020 dengan membuka lebih banyak mitra dan jejaring kerjasama antar peneliti dan universitas.

Rencananya, InCoTES 2020 akan mengundang pembicara dari Australian National University (ANU) yang merupakan salah satu universitas terbaik di Australia. ANU memiliki top record penelitian yang tidak diragukan lagi.

Jurnalis: Danang Prabowo
Editor: Kadek Arya Wiguna

Share this Article :