Rekomendasi

Jaminkan BPKB Palsu, Dua Tersangka Digelandang Polisi

Senin, 16 Desember 2019 : 18.48
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Dua tersangka pelaku penipuan pinjam uang menggunakan jaminan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu berhasil di gelandang jajaran Sat Reskrim Polres Sukoharjo.

Kedua tersangka bernama Wiwit Suparti (48) warga Jombor, Bendosari, Sukoharjo, dan Tri Daryono (43) warga jalan Srikandi, Serengan, Solo. Mereka berkomplot menipu lembaga keuangan atau koperasi BMT (Baitul Mal wa Tamwil) Muamalat cabang Bekonang.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat rilis ungkap kasus, Senin (16/12/2019) mengatakan, aksi penipuan bermula tersangka Wiwit mempunyai hutang kepada tersangka Tri sebesar Rp 27 juta.

Dengan dalih suaminya telah meninggal dunia, Wiwit yang mengaku tak sanggup menggembalikan hutangnya tersebut, oleh Tri diberi ide meminjam uang ke koperasi menggunakan BPKB Palsu agar bisa membayar hutangnya.

"Tersangka T mendapatkan dokumen BPKB palsu dari temannya, kemudian diserahkan ke tersangka W guna mengajukan pinjaman dana ke BMT Muamalat cabang Bekonang dengan nominal Rp 45 juta," terang Kapolres kepada hariankota.com.

Dari hasil pinjaman dana yang dilakukan pada 6 Mei 2019 itu, oleh tersangka Tri selaku pemilik ide, tersangka Wiwit diberi bagian sebanyak Rp 10 juta. Sisanya Rp 35 juta menjadi jatah tersangka Tri.

Sesuai kesepakatan hutang tersangka Wiwit dinyatakan selesai.

Seiring berjalannya waktu, pihak BMT Muamalat yang merasa dirugikan karena tersangka Wiwit sama sekali tidak pernah membayar angsuran, bahkan somasi juga sudah dilayangkan, maka dilakukanlah audit terhadap dokumen.

"Dari hasil pengecekan lapangan oleh karyawan BMT ternyata ditemukan bahwa KK, KTP serta BPKB yang digunakan sebagai jaminan tidak sesuai alias palsu. Maka mereka (BMT Muamalat-Red) lantas melaporkan ke kami," jelas Kapolres.

Kedua tersangka menurut Kapolres dapat ditangkap setelah dari serangkaian penyelidikan dan penyidikan berhasil mengidentifikasi dan menangkap tersangka Wiwit dan tersangka Tri.

"Tersangka W ditangkap di area terminal Sukoharjo, sedangkan untuk tersangka Tri ditangkap di rumahnya pada hari Senin (9/12/2019) lalu," imbuh Kapolres.

Beberapa barang bukti dalam kasus ini juga ikut diamankan yakni, 1 buku BPKB mobil Daihatsu Xenia, fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), 2 buah printer, 1 buah alat laminating, stempel, dan seperangkat komputer.

Dengan terbongkarnya kasus ini, kedua tersangka pelaku terjerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman maksimal kurungan enam tahun.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :