Rekomendasi

Kementan Fokus 7 Komiditi Perkebunan untuk Dongkrak Ekspor hingga Tiga Kali Lipat

Selasa, 10 Desember 2019 : 20.37
Published by Hariankota
MALANG - Kementerian Pertanian (Kementan) memprioritaskan tujuh komiditi strategis produk perkebunan di Indonesia untuk diekspor pada tahun depan dari 137 komoditas produk perkebunan yang tersedia.

Dirjen Perkebunan Kementan Republik Indonesia Kasdi Subagyono mengatakan tujuh komoditas strategis perkebunan yang akan diprioritaskan diekspor yakni kopi, kakao, kelapa, jambu mente, lada, vanili, dan pala.

"Dari 137 komoditas tentu tidak bisa ditangani semua oleh kami. Kami memposisikan tujuh komoditas tersebut untuk fokus pengembangan ekspor tahun depan di bidang pertanian terutama subsektor perkebunan," ujar Kasdi saat peringatan Hari Perkebunan ke - 62 di Polbangtan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Lawang, Kabupaten Malang, pada Selasa (10/12/2019).

Prioritas tujuh komiditi tersebut disebut Kasdi sebagai upaya untuk menggenjot devisa negara dan perekonomian bagi kalangan petani demi kesejahteraan bersama.

"Ini bukan proyek atau program melainkan gerakan bersama sesuai arah dari Mentan (Menteri Pertanian) bagi sektor pertanian tidak terkecuali subsektor perkebunan.

Makanya kami siapkan program grasida singkatan dari Gerakan Peningkatan Produksi Nilai Tambah dan Daya Saing Perkebunan," jelasnya saat memberikan pengarahan dihadapan ratusan petani kebun se-Indonesia yang hadir.

Namun demikian, memprioritaskan tujuh komoditi tersebut bukan berarti menganaktirikan komiditi lainnya. "Tapi bukan berarti yang lain tidak.Prioritas kedua yang lainnya, fokus ke sana kita," lanjutnya.

Harapannya bila fokus ke tujuh komoditas tersebut akan menaikkan angka ekspor hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun ini dan sebelum - sebelumnya.

"Kita tahu 70 persen perkebunan dikelola rakyat menjadi bagian penting negara harus hadir memberikan fasilitas. Memang tidak ini, tapi kita akan melakukan ekspor tiga kali lipat dari 2020 hingga 2024," pungkas Kasdi.

Dalam peringatan Hari Perkebunan nasional ke - 62 sendiri setidaknya ratusan produk hasil olahan perkebunan di Indonesia dihadirkan sejak tanggal 10 - 12 Desember 2019 di Polbangtan Sekolah Tinggi Teknologi Pertanian (STPP).

Produk - produk perkebunan seperti kopi, kakao atau coklat, kelapa, diolah menjadi berbagai produk makanan minuman siap dipasarkan.

Sedianya acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, namun dikarenakan berhalangan hadir Dirjen Perkebunan Kasdi Subagyono.

Selain memamerkan produk - produk olahan hasil perkebunan di Indonesia, Kementerian Pertanian juga memberikan sejumlah penghargaan kepada beberapa pihak yang berkontribusi dalam pengembangan produk perkebunan Indonesia.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Rahayuwati

Share this Article :