Rekomendasi

Kumpul Kebo, Empat Pasangan Terciduk Operasi Pekat Gabungan

Selasa, 17 Desember 2019 : 16.01
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sedikitnya empat pasangan tak resmi terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) gabungan Satpol PP Sukoharjo, Satpol PP Provinsi Jateng dan Satpol PP Karanganyar, Selasa (17/12/2019).

"Empat pasangan tak resmi tersebut ditemukan saat tim gabungan menyisir sejumlah rumah kos - kosan liar di wilayah Palur masuk Mojolaban, Sukoharjo," kata Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Sukoharjo Wardino kepada hariankota.com.

Mereka ditemukan menghuni rumah kos di jalan Kanthil Palur Kulon RT 03/3 Palur Mojolaban, rumah kos Sekar Ayu di Palur Wetan Mojolaban, dan satu lagi di rumah kos Palur Wetan RT 03/04 Palur Mojolaban.

"Operasi pekat gabungan merupakan bentuk sinergitas sesama aparatur penyelenggara ketertiban umum dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah perbatasan Sukoharjo dan Karanganyar," terangnya.

Untuk memberi efek jera, kepada empat pasangan yang terjaring operasi, Wardino mengatakan, setelah didata kemudian dilakukan pembinaan di Balai Desa Triyagan Mojolaban Sukoharjo.

"Operasi di bagi menjadi dua tim. Tim satu sasarannya kos - kosan liar diperbatasan masuk Sukoharjo, sedangkan tim dua melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di jalan Solo - Tawangmangu KM 6 masuk Desa Ngringo, Karanganyar," ungkapnya.

Dari penertiban PKL dihasilkan 11 temuan pelanggaran yakni, berjualan diatas sungai permanen dan semi permanen yang langsung diperingatkan secara lisan, dan di beri tempo waktu 1 minggu untuk membongkar lapak sendiri.

"Jika tak diindahkan, maka nanti akan di bongkar paksa Satpol PP dari Karanganyar. Ini sesuai harapan Satpol PP Provinsi bahwa dengan operasi gabungan seperti ini jika ada masalah di perbatasan tidak saling lempar tanggung jawab," tandasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :