Rekomendasi

Membunuh Ular di Dalam Rumah Boleh Apa Tidak?

Rabu, 18 Desember 2019 : 10.22
Published by Hariankota
PULUHAN ular kobra bermunculan di perumahan warga, di antaranya di Perumahan Royal Citayam Residence, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan yang terakhir Perumahan Griya Adi Palur, Mojolaban, Sukoharjo.

Kemudian puluhan ular kobra juga berkeliaran di perkampungan padat penduduk. Bahkan sebagian ular masuk ke dalam rumah. Dengan kondisi demikian, bolehkah dalam Islam membunuh ular-ular tersebut di dalam rumah?

Dikutip hariankota.com dari Okezone, menurut 'Alamul Jin wasy Syaithon, Syaikh 'Umar bin Sulaiman bin 'Abdullah Al Asyqor, Nabi Muhammad SAW telah melarang setiap orang untuk membunuh makhluk lain yang ada di rumah secara langsung.

Melainkan memberikannya batas waktu selama tiga hari untuk pergi. Aturan tersebut juga selaras dengan hadits dalam Shahih Muslim yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri.

“Sesungguhnya, di Madinah ini ada jin yang telah masuk Islam, Apabila kalian melihat sebagian dari mereka, berilah ia tempo waktu tiga hari untuk pergi menjauh/keluar. Jika ia masih terlihat setelah itu, bunuhlah karena ia adalah setan.” (HR. Bukhari).

Sementara itu bagi warga Muslim yang ingin selamat dari gigitan ular, ada baiknya memanjatkan doa sesuai anjuran dalam Islam. Dikutip dari laman BincangSyariah, berikut doa agar terhindar dari gigitan ular:

سَلامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ

Salaamun ‘alaa nuuhin fil ‘aalaminn. Innaa kadzaalika najzil muhsiniin. Innahuu min ‘ibaadinal mu’miniin.

Keselamatan atas Nuh di dalam seluruh alam. Kami seperti itu akan membalas orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya Nuh termasuk hamba-hamba kami yang beriman.

Doa ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Mathali’us Sa’adah berikut;

ذكر ابو القاسم القشيري في تفسيره: ان الحية والعقرب اتيا نوحا فقال احملنا فقال نوح: لا احملكما فانتما سبب الضرر والبلاء فقالا : احملنا فنحن لك نضمن لك ان لا نضر احدا ذكرك فمن قرا حين يخاف مضرتهما سَلامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ ما ضرتاه

Abu Al-Qasim Al-Qusyairi menyebutkan dalam kitab tafsirnya bahwa sesungguhnya dahulu ular dan kalajengking datang kepada Nabi Nuh, lalu keduanya berkata, ‘Bawa kami.’ Nabi Nuh menjawab, ‘Saya tidak akan membawa kalian karena kalian penyebab rimbulnya bahaya dan balak.’

Mereka berdua berkata, ‘Bawalah kami dan kami akan menjamin untuk tidak membahayakan siapapun yang menyebut namamu.’ Karena itu, siapa saja yang takut pada bahaya ular dan kalajengking dan membaca, ' Salaamun ‘alaa nuuhin fil 'aalaminn. Innaa kadzaalika najzil muhsiniin. Innahuu min ‘ibaadinal mu’miniin,’ maka keduanya tidak akan membahayakannya.

Editor: Jumali

Share this Article :