Rekomendasi

Mobdin Rubicon di Soal, Juliyatmono: Saya Ini Orang Desa, Tahunya Kerja dan Kerja

Jumat, 06 Desember 2019 : 14.46
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Polemik pembelian mobil Jeep Rubicon senilai Rp1,98 miliar yang akan digunakan sebagai kendaraan dinas, disikapi santai bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Kepada hariankota.com serta awak media lain, Juliyatmono mengaku, jika mobil Jeep Rubicon tersebut merupakan pemberian eksekutif melalui tim anggaran atas kinerjanya dalam memimpin Karanganyar.

Banyak hal yang sudah dicapai, termasuk meraih berbagai penghargaan.

Menurut Juliyatmono, sejak menjabat sebagai bupati dan dilantik pada tanggal 15 Desember 2013 lalu dan saat ini memasuki periode kedua, tidak pernah meributkan soal fasilitas.

Juliyatmono mengaku, hanya bekerja, bagaiamana agar Karanganyar bisa berubah. Slama ini, bupati juga mengaku tidak pernah meminta apa-apa dan tidak rewel atas fasilitas yang ada.

“Fasilitas tidak pernah saya tanyakan. Lihat saja rumah dinas. Apakah ada yang berubah? Saya ini orang desa yang bekerja dan terus bekerja dengan mengutamakan kepentingan rakyat, agar mereka memperoleh haknya.

Atas dasar ini kemudian dianggarkan pengadaan mobil dinas. Saya menerimanya sebagai bentuk penghargaan,” katanya, Jumat (06/12/2019). Dijelaskannya, seluruh proses pengadaan mobil ini tidak ada satupun yag dilanggar. Sesuai ketentuan, CC juga hanya 2000.

Karena telah sesuai ketentuan, kata dia, maka pengadaannya dilanjutkan. Ketika disinggung, kenapa memilih Jeep Rubicon, Juliyatmono mengungkapkan, karena sesuai dengan kondisi wilayah Karanganyar.

“Oleh karena telah sesuai dengan ketentuan, maka pengadaan ini terus berlanjut dan saat ini menunggu kedatangan unit mobil. Kalau bicara soal pilihan, maka yang sesuai dengan kondisi wilayah, yang paling layak adallah jenis Jeep Rubicon,” ujarnya.

Menyikapi anggapan yang menyatakan bahwa dirinya boros dan tidak perduli terhadap kondisi yang ada, terutama soal kemiskinan, Juliyatmono menegaskan bahwa hal itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada dirinya.

Seharusnya, ujar Juliyatmono, dalam menilai bukan atas dasar like and dislike.

“Kalau ada yang nyinyir soal moralitas, saya mengucapkan banyak terimakasih dan itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada saya. Saya akan menunjukkan kinerja yang lebih baik, terutama dalam mengentaskan kemiskinan pada atahun 2020 mendatang,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan hariankota.com sebelumnya, Pemkab Karanganyar kembali membuat kotroversi. Setelah pengadaan sepeda motor Yamaha N Max bagi kendaraan operasional kepala desa, saat ini, bupati juga akan memiliki mobil dinas baru.

Tidak tangung-tanggung, mobil dinas baru orang nomor satu di Karanganyar ini, akan menggunakan mobil mewah, yakni Jeep Rubicon, senilai Rp2 miliar.

Bahkan, pengadaan mobil mewah ini telah dilelang dan dimenangkan oleh salah satun rekanan yang berasal dari Jakarta. Ini merupakan mobil dinas termewah dan termahal di wilayah Solo Raya.

Pengadaan mobil dinas mewah ini berasal dari APBD prubahan tahun 2019, dengan pagu anggaran Rp2,1 miliar.

Jurnalis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :