Rekomendasi

Pelaku Kejahatan Pecah Kaca Lintas Provinsi Dilumpuhkan Polres Batu

Rabu, 11 Desember 2019 : 14.08
Published by Hariankota
KOTA BATU - Pelaku kejahatan spesliasi pecah kaca lintas provinsi diamankan kepolisian usai beraksi di kawasan Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Berdasarkan pengakuan pelaku bernama Hariyanto (36) warga Ogan Kemiring Ilir (OKI), Sumatera Selatan ini menjadi aksi keduanya di Kota Batu setelah sebelumnya beraksi di kawasan Pujon, Kabupaten Malang.

"Dua kali ini di Batu beraksi. Sebelumnya beraksi di Pujon dapat satu handphone Oppo. Kemarin (beraksi pada 20 Oktober 2019) dari mobil Honda CR-V di Pandanrejo dapat uang Rp 300 ribu, satu handphone, satu tablet ipad, dan uang real (mata uang Arab Saudi, real) tapi saya buang karena saya kira uang mainan di Pandanrejo, samping sekolah (Selamat Pagi Indonesia)," ujar Hariyanto.

Menurutnya, ia melakukan aksinya bersama seorang rekannya bernama Hasan yang berhasil melarikan diri. Dalam beraksi, keduanya tidak menargetkan mobil secara acak yang tengah terparkir.

"Bersama teman saya Hasan. Kaca samping yang dilempar dengan baut dari jarak 1 meter, kalau retak didorong, dan barangnya diambil," lanjutnya.

Dalam beraksi Hariyanto dan Hasan yang sama - sama dari Kabupaten OKI berbagi peran, Hariyanto berperan mengendarai sepeda motor sedangkan Hasan yang mengeksekusi sasaran mobil sekaligus mengambil barang berharga dari dalam mobil.

Selain beraksi di Kota Batu, sebelumnya kedua pelaku ini pernah beraksi di sejumlah daerah di antaranya Situbondo, Jawa Timur, Sragen, Jawa Tengah, hingga Jakarta.

"Pernah (beraksi) di Jakarta pecah kaca juga. Di sana (Jakarta) tertangkap, ditembak juga, dan menjalani dua tahun penjara. Di Batu awalnya jalan - jalan untuk rekreasi tapi sekalian cari sasaran," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama mengungkapkan pelaku Hariyanto berhasil dibekuk saat tengah berada di Bandara Juanda, Surabaya.

"Berdasarkan penyelidikan akhirnya dilakukan penangkapan pada 6 desember 2019 jam 02.00 dini hari di Bandara Juanda saat hendak kembali ke kampung halaman di Ogan Kemiring Ilir, Sumsel.

Namun yang bersangkutan sempat melawan kita berikan tindakan tegas terukur (ditembak)," ungkap AKBP Harviadhi Agung Prathama, saat memimpin rilis di Mapolres Batu, Rabu (11/12/2019).

Pihaknya sendiri masih memburu rekan tersangka bernama Hasan. Berdasarkan pengakuan Hariyanto, Hasan terlebih dahulu pulang ke kampung halaman di OKI.

"Satu orang pelaku atas nama Hasan masih menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Dia sudah pulang ke kampung halamannya dulu," tukasnya.

Akibat perbuatannya, Hariyanto harus kembali merasakan jeruji besi. Ia dijerat dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Kadek Arya Wiguna


Share this Article :