Rekomendasi

Terkendala Usia, Peserta CAT Seleksi Panwascam Kesulitan Gunakan Komputer

Sabtu, 14 Desember 2019 : 18.33
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Sejumlah peserta seleksi penerimaan Panitia Pengawas Kecamatan,(Panwascam) mengalami kesulitan mengoperasikan komputer saat mengikuti CAT (Computer Assisted Tes) yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo di SMK Negeri 1, Sukoharjo, Sabtu (14/12/2019).

"Ada beberapa peserta yang sudah sepuh (tua-Red) agak kesulitan (mengoperasikan mouse komputer saat menjawab soal tes) jadi kami harus memandu satu persatu," kata Uswatun Mufidah Komisioner Bawaslu Sukoharjo Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang juga ketua panitia seleksi kepada hariankota.com.

Mengingat keterbatasan ruang dan komputer, tes seleksi dibagi menjadi 4 sesi dengan jumlah peserta sebanyak 193 orang. Tiap sesi durasi waktunya masing - masing 90 menit dengan 100 materi soal yang wajib dijawab peserta.

"Beberapa materi tes, yakni UU terkait dengan kepemiluan, pengetahuan kenegaraan UUD, dan muatan lokal. Jadi, jika dibandingkan dengan tes seleksi tahun sebelumnya yang masih manual, dengan tes CAT lebih transparan dan hasilnya bisa langsung diketahui," terang Uswatun.

Setelah mengerjakan tes dengan basis CAT, peserta selanjutnya langsung nyambunng mengikuti tes wawancara yang telah disiapkan melalui 2 panel, dimana masing - masing panel mewawancara sebanyak 25 peserta.

Adapun materi tes dan aplikasi socrative menurut Uswatun seluruhnya dikendalikan oleh Bawaslu RI.

"Pengumunan hasil tes akan kami sampaikan pada 18 Desember. Nanti, dari 12 kecamatan akan dipilih 3 orang komisioner Panwascam yang akan bertugas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo tahun 2020," tandasnya.

Salah satu peserta tes seleksi, Bayu SN (29) warga Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol mengaku tidak mengalami kendala yang berarti saat mengerjakan soal menggunakan basis CAT.

Menurutnya sistem digital ini hasilnya jauh lebih baik dibanding yang digunakan sebelumnya.

"Dengan CAT ini tentu diharapkan peserta yang lolos adalah yang memiliki integritas dan kapasitas memadai untuk mengawal penyelenggaraan Pilkada nanti.

Pilkada itu potensi gesekannya sangat tinggi karena ruang lingkupnya lebih kecil, jadi sebagai bagian dari penyelenggara, Panwascam harus mempunyai pengetahuan yang memadai," tutupnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho

Editor: Gunadi

Share this Article :